Pramono Pastikan Bangun Tiga PLTSa Kurangi Beban Sampah di Bantargebang

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan pembangunan tiga PLTSa, salah satunya berlokasi di Bantargebang, Bekasi.

Diterbitkan 01 April 2026, 09:33 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemprov DKI siapkan 3 PLTSa atasi sampah, termasuk di Bantargebang.
  • Bantargebang bebannya berat dengan 54 juta ton sampah, butuh PLTSa.
  • PLTSa di Bantargebang, Rorotan, Sunter akan olah ribuan ton sampah per hari.

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan pembangunan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) untuk mengatasi permasalahan sampah ibu kota, salah satunya berlokasi di Bantargebang, Bekasi.

Ia juga menyebut telah berkomunikasi langsung dengan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan terkait rencana tersebut.

“Saya komunikasi langsung dengan Pak Menko Pangan dan beliau meminta untuk lahan di Bantargebang yang dipersiapkan untuk pembangkit listrik tenaga sampah, sudah kami persiapkan. Dan sebenarnya kami sudah berkirim surat kepada Bapak Menko Pangan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Rabu (1/4/2026).

Menurut Pramono, beban Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang saat ini sudah sangat berat. Tercatat tumpukan sampah di TPST Bantargebang telah mencapai lebih dari 54 juta ton.

Oleh karenanya, ia menyampaikan kesiapan Pemprov DKI untuk menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan PLTSa sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah Jakarta.

“Apa yang menjadi arahan Bapak Presiden untuk pembangkit listrik tenaga sampah termasuk di dalamnya di Bantargebang, kami segera tindaklanjuti,” ujarnya.

 

Pembangunan 3 PLTSa

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan pembangunan tiga PLTSa yang berlokasi di Bantargebang, Rorotan dan Sunter di Jakarta Utara.

Adapun kapasitas pengolahan sampah masing-masing lokasi saat ini yakni 3.000 ton per hari di Bantargebang, yang terdiri dari 2.000 ton sampah baru dan 1.000 ton sampah lama dari TPST Bantargebang.

Sementara itu, PLTSa di Rorotan memiliki kapasitas 2.000 ton sampah baru per hari dan di Sunter sekitar 2.500 ton sampah baru per hari.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6