Jejak Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Mulai Buntuti dari Kantor YLBHI hingga Kabur

Menurut polisi, pelaku dalam kasus ini adalah BHC dan MAK.

Diterbitkan 18 Maret 2026, 16:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Polisi mengungkap pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.
  • Pelaku diidentifikasi sebagai BHC dan MAK berdasarkan CCTV dan saksi.
  • CCTV merekam pembuntutan, penyiraman, hingga pelaku membersihkan diri.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi memutar rekaman CCTV yang mengungkap rangkaian penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Menurut polisi, pelaku dalam kasus ini adalah BHC dan MAK.

Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin mengatakan, korban sudah dibuntuti sejak dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

“Video pertama menunjukkan pada pukul 19.45 WIB korban memasuki kantor YLBHI untuk mengikuti kegiatan podcast,” kata Iman saat konferensi pers, Rabu (18/3/2026).

"Kemudian selanjutnya termonitor di sana korban keluar dari kantor YLBHI. Dan dari sejak dari kantor YLBHI termonitor berdasarkan CCTV yang kami ambil itu sudah ada yang mengikuti oleh terduga pelaku orang tak dikenal," tambah dia.

Dari rekaman, dua pelaku diduga sebagai eksekutor mulai membuntuti korban ketika keluar lokasi.

"Ini terlihat rekan-rekan sekalian kalau kita lihat ini yang kami beri tanda, korban sudah keluar kemudian mulai diikuti oleh salah satu motor yang ditunggangi dua orang yang kami duga sebagai eksekutor," ucap dia.

Saat korban mengisi bensin di SPBU, pelaku kembali terekam. Ciri pakaian dan kendaraan sama dengan yang digunakan saat eksekusi.

"Akan ada kesesuaian antara pakaian yang digunakan dengan kendaraan yang digunakan," terang dia.

Pada pukul 17.18 WIB, wajah salah satu pelaku semakin terekam jelas. Pukul 17.22 WIB, pelaku terlihat menuju lokasi kejadian.

Di TKP, pelaku menyiramkan cairan ke arah korban. Aksi terekam jelas dalam CCTV. Tak hanya itu, polisi juga menemukan motor lain yang diduga bagian kelompok pelaku sudah menunggu di jalur menuju ke lokasi kejadian.

Kabur Usai Serang Korban

Usai menyerang, pelaku kabur berpencar. Satu motor melawan arus ke Jalan Diponegoro. Di lokasi itu, dua pelaku terlihat membersihkan tubuh dengan air mineral. Cairan diduga mengenai tubuh mereka.

"Eksekutor ini diduga cairan tersebut mengenai sebagian dari anggota tubuhnya sehingga mereka berdua mencoba membersihkan dengan air mineral, ini terlihat di video CCTV," ucap dia.

Dia menambahkan, pelaku juga terlihat mengganti pakaian. Kemeja batik biru dilepas, menyisakan kaos merah.

Sementara pelaku lain kabur ke arah Matraman dan terekam di underpass. Penelusuran CCTV sebelum kejadian menunjukkan pelaku sudah bergerak sejak sore.

Sementara di lokasi kejadian, polisi menemukan helm pelaku. "Saat ini sedang dilakukan uji laboratoris," ucap dia.

Identitas Pelaku

Dari pemeriksaan 15 saksi dan analisis barang bukti, polisi mengidentifikasi dua pelaku berinisial BHC dan MAK.

“Dari keterangan saksi dan analisis CCTV serta Satu Data Polri, kami menduga dua orang berinisial BHC dan MAK,” ucap dia.

Iman menduga jumlah pelaku bisa lebih dari empat orang. Dugaan itu berkembang dari hasil penyelidikan di lapangan.

“Tidak menutup kemungkinan juga ini pelaku dapat diduga lebih dari empat sebagaimana informasi awal yang kami sampaikan kepada rekan-rekan media sekalian," ujar dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6