Penjelasan BGN soal Aduan MBG ke Layanan SAGI 127 yang Telat Direspons

BGN menyebut layanan itu dibuat agar segala aduan terkait MBG dapat segera diperbaiki secara sistematis.

Diterbitkan 17 Maret 2026, 16:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BGN meluncurkan Sahabat Gizi 127, layanan pengaduan 24 jam untuk program Makan Bergizi Gratis.
  • Aduan dapat disampaikan via telepon, WA, atau email dan ditindaklanjuti dengan SOP ketat.
  • Masyarakat didorong melapor pelanggaran MBG agar program berjalan optimal bagi penerima manfaat.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) kini menyediakan layanan pengaduan untuk masyarakat yang menemukan pelanggaran terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan aduan tersebut diberi nama Sahabat Gizi 127 (SAGI 127).

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan aduan bisa disampaikan lewat telepon, WA, maupun email. Menurutnya, layanan aduan dibuat agar setiap kendala distribusi atau kualitas makanan dapat segera diperbaiki secara sistematis.

"Kami sudah memiliki laporan pengaduan yang disebut dengan Sahabat Gizi 127 dan itu 24 jam dilayani. Baik melalui telepon, WA, maupun email. Dan pasti ditindaklanjuti," kata Dadan seusai bertemu Jaksa Agung dan Jaksa Agung Muda Intelijen di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (17/3).

Namun demikian, kata Dadan, sejumlah kendala dalam sistem ini tetap ada. Salah satunya aduan yang terlambat direspons. Namun Dadan pastikan tindak lanjut dari sebuah aduan sangat bergantung pada kompleksitas masalah yang dilaporkan oleh masyarakat di lapangan.

"Ya tergantung masalahnya. Harusnya dalam waktu singkat sudah bisa (ditangani)," ujarnya.

 

SOP Tangani Keluhan

Dadan menyebut BGN telah menyusun prosedur standar operasional (SOP) yang ketat dalam menangani setiap keluhan yang masuk. Prosedur ini dirancang agar setiap laporan memiliki alur penyelesaian yang jelas, mulai dari verifikasi hingga aksi perbaikan oleh tim teknis.

BGN, katanya, juga berkomitmen lebih transparan dalam membagikan informasi mengenai cara kerja sistem pengaduan ini kepada publik. Sehingga masyarakat memahami tahapan yang sedang berjalan saat mereka melayangkan protes atau masukan.

"Karena saya ada punya flow chart-nya, bagaimana prosedur pengaduan dan tanggapannya," ungkapnya.

Oleh karena itu, Dadan berharap masyarakat tak ragu melapor Sahabat Gizi 127 jika menemukan ketidak sesuaian atau pelanggaran dalam program MBG. Sehingga program makan bergizi gratis ini benar-benar menjadikan untuk semua penerima manfaatnya.

Reporter: Nur Habibie/merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6