Hari Raya Nyepi 2026, Pengelola Tutup Sementara Operasional Terminal Mengwi di Badung Bali

Hari Raya Nyepi 2026, Pengelola Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali menutup sementara operasional.

Diterbitkan 16 Maret 2026, 10:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perayaan Hari Raya Nyepi 2026, Pengelola Terminal Tipe A Mengwi, Kabupaten Badung, Bali menutup sementara operasional terminal. Hal itu dilakukan guna menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

Menurut Kepala Terminal Tipe A Mengwi I Dewa Gede Tantara Tesa Putra, pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan kepada seluruh perusahaan otobus terkait penyesuaian jadwal keberangkatan menjelang Nyepi.

Ia menjelaskan, keberangkatan terakhir bus dari terminal tersebut pada H-1 Nyepi atau Rabu, 18 Maret 2026, dijadwalkan paling lambat pada pukul 17.00 Wita.

"Setelah itu, operasional terminal akan ditutup mulai pukul 18.00 Wita pada H-1 Nyepi hingga H+1 Nyepi. Terminal Tipe A Mengwi baru kembali dibuka pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 06.00 Wita," ujar Tantara, melansir Antara, Senin (16/3/2026).

Dia menjelaskan, penutupan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali yang menghentikan seluruh aktivitas masyarakat selama 24 jam.

Ia menambahkan, pihak terminal juga telah menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kemungkinan penumpang yang belum mendapatkan tiket atau tertinggal keberangkatan.

"Terminal telah mengimbau perusahaan otobus agar bertanggung jawab penuh terhadap penumpang yang menggunakan layanan mereka. Perusahaan otobus wajib mempertanggungjawabkan penumpang agar tidak ada yang terlantar saat Hari Raya Nyepi," terang Tantara.

Ia memastikan perusahaan otobus resmi memiliki mekanisme perlindungan bagi penumpang, termasuk asuransi dan pengaturan penggantian jadwal jika terjadi kendala perjalanan.

"Dengan langkah tersebut, pengelola terminal memastikan pelayanan transportasi tetap berjalan tertib sekaligus tidak mengganggu pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali," jelas Tantara.

 

Tol Bali Mandara Tutup 32 Jam pada Nyepi hingga jelang Lebaran 2026

Sebelumnya, PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT) akan menutup operasional Jalan Tol Bali Mandara selama 32 jam menjelang Lebaran 2026. Khususnya dalam rangka menghormati perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948 yang jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026.

Direktur Utama PT JBT I Ketut Adiputra Karang menyampaikan, penutupan operasional jalan tol akan diberlakukan mulai Rabu, 18 Maret 2026 pukul 23.00 WITA hingga Jumat, 20 Maret 2026 pukul 07.00 Wita.

"Kebijakan ini merupakan wujud penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang merupakan hari suci bagi umat Hindu di Bali," ujar dia, Sabtu 14 Maret 2026.

Namun demikian, akses jalan tol tetap dapat digunakan untuk kepentingan darurat, seperti kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, maupun kendaraan operasional penting lainnya.

Penggunaan jalur tol untuk keperluan tersebut harus disertai pendampingan dari Pecalang atau instansi terkait sesuai dengan prosedur yang berlaku. Selama penutupan, petugas tol akan tetap siaga guna memastikan layanan tetap berjalan sesuai standar operasional.

Selain itu, PT JBT juga mendukung kegiatan Upacara Melasti yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026 pukul 05.00 Wita di Kawasan Pemelastian Desa Adat Pedungan.

 

Siaga Upacara Melasti

Guna mendukung kelancaran acara, perseroan akan menurunkan Tim Mobile Customer Service (MCS) serta berkoordinasi dengan Polsek Benoa, Polisi Lalu Lintas Induk VI Ditlantas Polda Bali, dan Pecalang dalam pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Selama prosesi Melasti berlangsung, rekayasa lalu lintas berupa sistem lawan arah atau contraflow sementara akan diterapkan di jalan akses Pelabuhan Benoa mulai pukul 05.00 Wita hingga kegiatan selesai.

Jalur dari Depo Pertamina menuju Pelabuhan Benoa akan diperuntukkan bagi masyarakat yang mengikuti upacara, sedangkan jalur dari Pelabuhan Benoa menuju Pesanggaran akan difungsikan sebagai jalur dua arah.

Di sisi lain, PT JBT juga melakukan berbagai persiapan dalam menghadapi potensi peningkatan mobillitas masyarkat selama periode libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Perseroan membentuk Satgas Jasamarga Bali Tol Siaga Idulfitri 1447 H, yang akan beroperasi dari H-10 hingga H+10 Lebaran (11-31 Maret 2026). Puncak arus lalu lintas diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2026, dengan estimasi 57.375 kendaraan melintas di Jalan Tol Bali Mandara.

Menghadapi potensi lonjakan wisatawan, PT JBT telah menambah 2 Gardu Tol Otomatis (GTO) di Gerbang Tol Benoa yang telah beroperasi sejak 22 Desember 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6