Pemprov Maluku Ajak Masyarakat Jaga Harmoni Keberagaman Jelang Idulfitri dan Hari Raya Nyepi

Pemprov Maluku disampaikan Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga harmoni keberagaman.

Diterbitkan 19 Maret 2026, 01:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga harmoni keberagaman serta memperkuat toleransi antarumat beragama menjelang perayaan Idulfitri dan Hari Raya Nyepi yang waktunya berdekatan pada tahun ini.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath mengatakan, masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjang dalam merawat kebersamaan sehingga diharapkan mampu menjaga situasi tetap aman, damai, dan penuh toleransi selama momentum hari besar keagamaan tersebut.

"Kita menghindari jangan terjadi kekacauan. Saya percaya hari ini masyarakat Maluku sudah tidak bisa diprovokasi. Mari kita jaga harmoni," ujar Abdullah, melansir Antara, Senin 16 Maret 2026

Ia menegaskan, pengalaman masa lalu harus menjadi pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat agar tidak kembali terulang di masa sekarang.

Menurut Abdullah, masyarakat Maluku telah menunjukkan kedewasaan dalam kehidupan sosial sehingga tidak ada alasan untuk kembali pada konflik yang pernah terjadi di masa lalu.

"Kisah lalu cukup menjadi pelajaran. Masa kita mau mundur lagi seperti dulu, tentunya tidak," ucap dia.

 

Semangat Toleransi

Abdullah menambahkan, semangat toleransi harus diwujudkan dengan saling menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama, terlebih ketika dua momentum besar keagamaan berlangsung dalam waktu yang berdekatan.

Ia mengatakan umat Muslim di Maluku diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk menjelang dan saat Hari Raya Idul Fitri, sementara umat Hindu juga dapat melaksanakan rangkaian ibadah Nyepi dengan khidmat.

Menurut Abdullah, kondisi keamanan dan kenyamanan masyarakat tidak terlepas dari peran seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemerintah daerah, hingga masyarakat lintas agama yang terus menjaga komunikasi dan kebersamaan.

"Saya yakin masyarakat saling menjaga. Semua ini bisa aman dan nyaman karena dukungan lintas agama," terang dia.

"Pemerintah Provinsi Maluku juga terus berkoordinasi dengan unsur forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), tokoh agama, serta aparat keamanan untuk memastikan situasi daerah tetap kondusif menjelang dan selama perayaan hari raya keagamaan tersebut," jelas Abdullah.