Menengok Konsep Marinir Gembleng Ribuan ASN di Pelatihan Komcad, Bukan untuk jadi Prajurit Aktif

Korps Marinir sudah menyiapkan materi khusus untuk 2.000 ASN yang akan ikut pelatihan Komcad pada April mendatang.

Diterbitkan 27 Februari 2026, 13:09 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Aparatur sipil negara (ASN) akan mengikuti pelatihan komponen cadangan (Komcad) pada April 2026 nanti. Sebagai pelatihnya dari Marinir TNI AL. Korps Marinir memastikan konsep pelatihan nanti bukan untuk menjadikan ASN sebagai prajurit aktif.

"Melainkan membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan, dan pemahaman sistem pertahanan negara, sehingga apabila negara memanggil, mereka telah memiliki dasar pembekalan yang memadai," kata Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana, Jumat (27/2/2026). Demikian dikutip dari Antara.

Materi Komcad untuk ASN

Pihaknya akan menyesuaikan materi dan fasilitas yang disediakan pihak Pasmar I untuk para ASN yang akan menjalankan pelatihan komcad di sana. Dia mencontohkan salah satu materi khusus khas Korps Marinir yang akan diberikan kepada para peserta pelatihan komcad ASN.

"Pembekalan khusus dari Marinir TNI AL, tentu ada nilai tambah yang menjadi ciri khas Korps Marinir," kata Rana.

Selain itu, tentang penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas, pembentukan mental pantang menyerah dan adaptif terhadap tekanan, dasar-dasar survival dan ketahanan lapangan serta pengetahuan tentang soliditas tim (esprit de corps). Pengetahuan tentang soliditas tim, menurut Rana, perlu untuk diberikan meskipun peserta berasal dari latar belakang ASN.

"Kami juga memberikan pengetahuan tentang penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab sebagai bagian dari komponen cadangan pertahanan negara," jelas Rana.

Berikan Fasilitas Terbaik ASN Peserta Komcad

Tidak hanya materi saja, Rana juga memastikan seluruh fasilitas terbaik dari mulai lapangan, barak, kelas dan tenaga medis milik Korps Marinir akan dikerahkan untuk mendukung jalannya pelatihan komcad.

Walau seluruh konsep latihan dan sarana yang digunakan merupakan standard dari Korps Marinir, Rana memastikan pihaknya akan tetap menyesuaikan pola pelatihan untuk para ASN.

"Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil," jelas Rana.

Rana berhadap seluruh fasilitas dan materi pelajaran yang telah disediakan Korps Marinir dapat mendukung proses pelatihan komcad ASN sehingga dapat berjalan dengan maksimal.

 

2.000 ASN Kemhan Ikut Komcad

Sebelumnya, Kementerian Pertahan menyebut 2.000 ASN yang akan mengikuti pelatihan sebagai komcad akan dilatih di lima lokasi pelatihan TNI.

"Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada ANTARA di Jakarta, Kamis (26/2).

Rico mengatakan para ASN akan dilatih tentang dasar-dasar pelatihan kemiliteran baik secara praktek maupun materi.

Proses pelatihan gelombang tersebut, lanjut Rico, akan dimulai sejak April 2026 dan berjalan berlangsung selama kurang lebih 1,5 bulan.

Rico melanjutkan Kemhan sendiri memberikan kuota sebanyak 4.000 orang untuk seluruh kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan ASN-nya mengikuti pelatihan menjalani komcad.

Pelatihan gelombang pertama direncanakan sebanyak 2.000 ASN dan gelombang kedua dengan jumlah yang sama akan digelar pada pertengahan 2026.

Per hari Kamis, tercatat ada 987 ASN yang sudah terdaftar untuk mengikuti pelatihan sebagai komcad gelombang pertama. Dia mengatakan angka tersebut kemungkinan akan bertambah menjelang pelatihan gelombang pertama para April 2026 mendatang.

Dia mengharapkan dengan adanya pelatihan ini, seluruh ASN dapat memiliki semangat dan jiwa nasionalisme yang sama untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6