Sempat Disetop Sementara, Penyaluran Pertalite di SPBU Parungpanjang Kini Dibuka Lagi

SPBU di Parungpanjang, Kabupaten Bogor kembali melayani penyaluran BBM jenis Pertalite setelah sempat dihentikan sementara akibat dugaan BBM tercampur air.

Diterbitkan 21 Februari 2026, 18:29 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • SPBU Parungpanjang kembali beroperasi setelah dugaan Pertalite tercampur air.
  • Pembukaan kembali setelah pemeriksaan menyeluruh dan perbaikan infrastruktur.
  • Sebelumnya, layanan dihentikan karena laporan BBM bercampur air.

Liputan6.com, Jakarta - SPBU 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali melayani penyaluran BBM jenis Pertalite setelah sempat dihentikan sementara akibat dugaan bahan bakar tercampur air yang dikeluhkan sejumlah konsumen.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan layanan dibuka kembali usai dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan operasional SPBU oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama pengelola, aparat kepolisian, serta unsur pemerintah daerah setempat.

Ia menyatakan operasional SPBU tersebut kini telah kembali normal sehingga masyarakat sudah dapat melakukan pengisian BBM seperti biasa.

“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh serta perbaikan pada komponen yang mengalami kendala, kualitas dan sarana penyaluran Pertalite di SPBU Parungpanjang dipastikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Saat ini layanan telah kembali dibuka,” ujar Satria dalam keterangannya, dikutip dari Antara, Sabtu (21/2/2026).

Pertamina Patra Niaga turut mengapresiasi kerja sama berbagai pihak selama proses penanganan dan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas serta keandalan distribusi BBM kepada masyarakat.

Warga diimbau segera melapor jika ada keluhan terkait layanan dan kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.

 

Sempat Dihentikan

Sebelumnya, penjualan Pertalite di SPBU tersebut dihentikan sementara pada Sabtu (14/2) setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan BBM bercampur air yang menyebabkan sejumlah kendaraan mogok dan mengalami kerusakan mesin.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik bersama tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

Dari hasil awal pemeriksaan tim ahli, ditemukan adanya campuran air di kolam penampungan Pertalite sehingga distribusi dihentikan sementara untuk proses penanganan.

Pihak pengelola SPBU juga menyatakan kesiapan mengganti bahan bakar serta membantu biaya perbaikan kendaraan konsumen yang terdampak, sementara penyebab pasti masuknya air ke dalam tangki penampungan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6