Jasa Unik, Studio Film China Ajak Turis Asing Jadi Aktor Dracin

Berapa harga yang dipatok bagi seorang turis agar bisa akting di Drama China?

Diterbitkan 06 September 2026, 18:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Beijing - Hengdian World Studio di China, salah satu studio film dan televisi terbesar di dunia, kini menawarkan pengalaman bagi wisatawan untuk membuat dan membintangi drama pendek mereka sendiri. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya studio beradaptasi dengan perubahan industri hiburan yang semakin dipengaruhi kecerdasan buatan (AI).

Dikutip dari South China Morning Post, Minggu (6/9/2026), wisatawan sebelumnya datang ke Hengdian World Studio untuk mengunjungi lokasi syuting drama favorit mereka sekaligus menikmati berbagai objek wisata yang berada di kawasan tersebut.

Studio yang berada di wilayah seluas 30 kilometer persegi itu memiliki sekitar 100 lokasi syuting dan menampilkan berbagai replika serta lanskap yang menggambarkan sejarah China selama 5.000 tahun. Kawasan tersebut juga merupakan destinasi wisata berstandar nasional 5A, kategori tertinggi untuk objek wisata di China.

Kini, Hengdian World Studio mulai melakukan perubahan dengan tidak hanya menyasar penggemar film dan drama, tetapi juga membuka kesempatan bagi wisatawan untuk merasakan langsung pengalaman menjadi aktor.

Pada Agustus 2026, studio tersebut meluncurkan layanan yang memungkinkan wisatawan membuat drama pendek mereka sendiri.

Pengunjung dapat membayar minimal 218 yuan atau sekitar Rp 576 ribu untuk mendapatkan pengalaman berakting selama satu jam. Paket dengan layanan tata rias dan tata gaya tersedia dengan harga 388 yuan atau sekitar Rp 1,02 juta.

Hengdian juga menawarkan paket kelompok. Paket untuk keluarga dan perusahaan yang ingin menggelar kegiatan bersama tersedia dengan harga 3.800 yuan atau sekitar Rp 10,04 juta dan 12 ribu yuan atau sekitar Rp 31,7 juta.

Layanan tersebut sejalan dengan tren ekonomi berbasis pengalaman yang semakin berkembang di berbagai destinasi wisata China. Dalam konsep ini, pengunjung tidak hanya melihat atraksi, tetapi juga terlibat langsung dalam sebuah pengalaman, termasuk berinteraksi dengan karakter non-pemain atau non-player character (NPC).

Bagi Hengdian, perubahan tersebut juga menjadi strategi untuk mempertahankan daya tariknya di tengah meningkatnya penggunaan AI dalam industri produksi televisi dan film.

Menurut Radio Nasional China, Hengdian pada tahun lalu mulai mengalami pergeseran dari produksi drama tradisional berformat lanskap menuju drama pendek vertikal yang dirancang untuk ditonton melalui perangkat seluler.

Perubahan tersebut melibatkan lebih dari 4.000 pekerja produksi dan mencatat pertumbuhan sebesar 237 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan menawarkan pengalaman membuat drama kepada wisatawan, Hengdian tidak hanya mempertahankan posisinya sebagai lokasi produksi film dan televisi, tetapi juga mencoba menjadikan proses pembuatan konten sebagai bagian dari pengalaman wisata.

Munculnya Drama Pendek AI

Namun, lonjakan ini dengan cepat berubah menjadi gelembung. Di kuartal pertama tahun ini, dilaporkan bahwa dari 128 ribu drama pendek yang baru dirilis, 95 persen di antaranya diproduksi menggunakan AI. Situasi ini menimbulkan ancaman serius untuk mereka yang bergantung pada pekerjaan di Hengdian, yang dijuluki sebagai "heng piao" atau "orang-orang yang mengapung di Hengdian" yang sekarang menghadapi masalah pengangguran yang besar.

Seorang sutradara drama pendek mengaku ia baru menggarap dua drama sepanjang tahun ini, sebuah penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Setelah adanya program turis ini, sutradara bernama Zhang tersebut melaporkan ia bisa memproduksi 20 drama pendek dalam satu hari.

Beberapa sutradara yang dulunya pernah bekerja sebagai figuran di Hengdian, dengan mahir membimbing para pendatang baru dalam berakting. Mereka mendemonstrasikan sebuah adegan, meminta klien untuk meniru gerakan mereka, memberi saran kapan harus berhenti berkedip atau tertawa kecil, dan sesekali berbagi pengalaman pribadi untuk membangkitkan penampilan penuh perasaan.

Sebuah studio produksi drama pendek di Hengdian mengungkapkan bahwa seorang ibu muda memesan 17 drama pendek untuk diproduksi oleh mereka dan dibintangi oleh wanita itu dalam waktu enam bulan. Wanita tersebut menggambarkan pengalaman tersebut sebagai semacam konseling psikologis.

Sutradara Wu Yizhuo berkata kepada China Newsweek bahwa alur cerita yang paling populer di kalangan turis adalah kisah tentang seorang tokoh yang awalnya sombong, kemudian terkejut saat mengetahui identitas sang protagonis yang ternyata sangat berpengaruh. Wu menggambarkan preferensi ini sebagai pencarian nilai emosional.

"Ini sungguh sebuah tur dalam mimpi kita," tulis seorang pengguna internet. Ada juga yang penuh canda berkata ingin memerankan karakter yang menampar wajah orang seharian.

"Akhirnya, aku bisa terjun ke dunia hiburan," kata pengguna lainnya.

Â