Prabowo: MBG Mungkin Tidak Penting Untuk Orang Berada, tapi Dibutuhkan Rakyat

Prabowo menegaskan MBG bukanlah kebijakan yang tanpa arah.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 16:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo tegaskan MBG penting untuk kesejahteraan dan gizi masyarakat rentan.
  • Program ini atasi kekurangan gizi anak, cegah hambatan tumbuh kembang dan kemiskinan.
  • MBG bukan kebijakan tanpa arah, didasari pengalaman sukses negara maju lainnya.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan gizi, terutama bagi kelompok rentan.

Prabowo mengatakan, mungkin kebijakan tersebut mungkin tidak terasa relevan bagi kalangan berpenghasilan dan pendidikan tinggi. Namun, bagi mayoritas rakyat, program tersebut dinilai sangat diperlukan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar.

"Makan bergizi gratis mungkin tidak penting untuk orang-orang yang cukup berada, mungkin tidak penting bagi mereka yang di atas. Tapi di seluruh dunia yang saya pelajari, makan bergizi gratis adalah sangat-sangat diperlukan oleh mayoritas rakyat," ujar Prabowo dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan gudang ketahanan pangan Polri, Jumat (13/2/2026).

Prabowo kembali menegaskan itu sebagai respons atas ragam kritikan terhadap program MBG yang sudah diluncurkan sejak tahun lalu.

 

Persoalan Kekurangan Gizi jadi Tantangan Nyata

Dia kemudian berkisah, orang-orang terdidik kala itu mengejek dan menghina program tersebut dan dianggap sebagai pemborosan anggaran negara. Tetapi sebaliknya, Prabowo yakin bahwa pemerintah sudah mengambil langkah yang tepat.

Menurutnya, persoalan kekurangan gizi masih menjadi tantangan nyata bagi banyak anak Indonesia. Bila kondisi itu tidak ditangani, maka dapat menghambat tumbuh kembang dan memperdalam kemiskinan.

"Mungkin (kritik tersebut) sebagai ungkapan dendam dan dengki, mungkin adalah biasa. Tapi sesuatu yang menyerang hal yang sangat diperlukan oleh orang-orang yang belum kuat ekonominya, sungguh-sungguh menyedihkan bagi saya," ujar Prabowo.

"Tapi, saya yakin waktu itu saya berada di jalan yang benar. Saya yakin bahwa tujuan kita benar dan baik," imbuh dia.

 

MBG Bukan Kebijakan Tanpa Arah

Prabowo memastikan, program ini bukanlah kebijakan yang tanpa arah. Ia berujar bahwa MBG lahir setelah dirinya mempelajari pengalaman negara-negara lain yang menunjukkan bahwa intervensi langsung pemerintah adalah kunci utama pemenuhan gizi masyarakat.

"Sudah puluhan negara lain melaksanakan, puluhan negara lain. Dan negara-negara yang maju, negara-negara yang demokratis, pasti punya program makan bergizi gratis untuk rakyatnya," ujar Prabowo menyudahi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6