Ringankan Beban Warga, TP PKK Pusat Salurkan Bantuan ke Korban Banjir Pidie Jaya

Ketum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian berharap bantuan logistik dari pemerintah mampu mencukupi kebutuhan dasar yang bersifat mendesak bagi masyarakat.

Diterbitkan 13 Februari 2026, 17:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • TP PKK salurkan bantuan logistik untuk korban banjir dan longsor di Pidie Jaya, Aceh.
  • Bantuan ini wujud empati dan dukung pemulihan pascabencana, serta penuhi kebutuhan dasar.
  • TP PKK ingatkan warga jaga kesehatan dan pola makan untuk cegah penyakit pascabencana.

Liputan6.com, Pidie Jaya - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, turun langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Desa Meunasah Mancang, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan wujud empati TP PKK Pusat dalam membantu mengurangi beban masyarakat terdampak, sekaligus melihat secara langsung perkembangan pemulihan pascabencana di daerah itu.

"Saya datang membawa sedikit bantuan. Mungkin tidak mencukupi untuk semuanya, tapi tetap harus bersyukur, Alhamdulillah," ungkap Tri dalam sambutannya di Gampong Meunasah Mancang, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (10/2/2026).

Dalam kunjungan kerja tersebut, Tri menyerahkan sejumlah bantuan logistik yang terdiri dari 130 paket perlengkapan ibadah, 88 paket sekolah, 130 buah kompor satu tungku, 50 dus minyak goreng, 130 buah ember dan gayung, 15 dus sabun mandi, 25 dus detergen, 77 buah kasur, 55 paket snack, serta 600 pcs masker. Bantuan tersebut diharapkan mampu mencukupi kebutuhan dasar yang bersifat mendesak bagi masyarakat yang kehilangan harta benda akibat bencana alam.

Tri juga mengingatkan para korban tentang pentingnya menjaga kesehatan pascabencana. Hal ini mengingat adanya masyarakat yang mengeluhkan penyakit seperti infeksi saluran pernapasan, diare, dan penyakit kulit akibat lingkungan yang kurang bersih.

Lebih lanjut, Ia turut mengimbau masyarakat, terutama para ibu, agar menjaga pola konsumsi makanan untuk mencegah penyakit degeneratif seperti hipertensi dan diabetes, yang kerap dipicu oleh stres serta asupan gula berlebihan.

"Dan untuk anak-anak juga saya mendengar banyak keluhan itu kulit-kulit yang gatal, ISPA infeksi saluran pernafasan atas, diare dan ini pasti akibat dari keadaan lingkungan yang kurang bersih," terangnya.

 

Ia menuturkan bahwa pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera terus berupaya membantu para korban. Pemerintah juga telah menyediakan kebutuhan anggaran untuk pemulihan tersebut.

Agenda ini turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Aceh Marlina Muzakir, Ketua TP PKK Kabupaten Pidie Jaya Asmawati Sibral Malasyi, Camat Meurah Dua Iskandar, serta Geuchik Gampong Meunasah Mancang Jamaludin.

Kunjungan ini merupakan rangkaian peninjauan TP PKK ke lokasi terdampak bencana di Aceh. Sebelumnya, rombongan juga mengunjungi wilayah Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Bireuen.

 

(*)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6