Seskab Teddy Ungkap Arahan Prabowo untuk TNI-Polri: Jaga SDA dan Tegakkan Hukum Seadil-adilnya

Prabowo meminta TNI-Polri bersinergi menjaga seluruh sumber daya alam atau SDA Indonesia dari berbagai bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal.

Diterbitkan 09 Februari 2026, 18:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo minta TNI-Polri jaga SDA dari eksploitasi ilegal oleh siapapun.
  • TNI-Polri harus tegakkan hukum seadil-adilnya dan sigap bantu masyarakat.
  • Rapim TNI-Polri perkuat sinergi jaga stabilitas dan sukseskan program strategis.

Liputan6.com, Jakarta - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya mengungkapkan sejumlah arahan Presiden Prabowo Subianto kepada para pimpinan TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Prabowo meminta TNI-Polri bersinergi menjaga seluruh sumber daya alam (SDA) Indonesia dari berbagai bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal.

"Dalam arahannya, Presiden menekankan beberapa hal antara lain: Jaga seluruh Sumber Daya Alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapapun," kata Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (9/2/2026).

Menurut dia, Prabowo meminta TNI-Polri untuk menegakkan hukum yang seadil-adilnya kepada siapapun. Selain itu, Prabowo meminta TNI-Polri selalu sigap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Penanganan dan penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapapun," kata Teddy menyampaikan arahan Presiden Prabowo.

"Jaga terus kesiapsiagaan TNI-Polri dalam bertugas. Kapanpun warga membutuhkan bantuan, maka disaat itulah TNI-Polri harus langsung turun membantu," sambungnya.

Teddy menyampaikan ini kali pertamanya rapat pimpinan (Rapim) TNI-Polri digelar di Istana Kepresidenan Jakarta. Dia menuturkan rapat tersebut menjadi momentum penguatan visi antara pemerintah dan TNI-Polri dalam menjaga stabilitas negara serta menyukseskan program strategis.

"Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI-Polri dalam menjaga stabilitas negara sekaligus memastikan program strategis agar berjalan cepat, tepat dan efektif," tutur Teddy.

 

Prabowo Beri Taklimat

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Rapat ini diikuti oleh lebih dari 650 peserta, yang terdiri atas unsur TNI dan Polri serta para menteri.

Rapim tersebut merupakan konsolidasi dan penguatan sinergi antara TNI-Polri 2026 dalam menjaga stabilitas nasional serta mendukung agenda strategis pemerintah.

Selain itu, rapat ini mencerminkan kuatnya komitmen bersama dalam mempererat koordinasi lintas institusi.

Sejumlah pimpinan TNI-Polri yang hadir yakni, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

 

Dihadiri KSAD hingga Kepala BIN

Kemudian, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali.

Sejumlah menteri kabinet Merah Putih turut mengikuti rapim antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BIN Muhammad Herindra, hingga Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6