Tumbuhkan Semangat Literasi, Pustaka Geliat Buka Ruang Baca Inklusif Bagi Anak

Kegiatan digelar bertujuan untuk membuka ruang baca bagi anak dan menumbuhkan semangat inklusif, bahwa setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama dalam hal belajar dan bertumbuh.

Diterbitkan 26 Januari 2026, 05:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pustaka Geliat adakan acara membaca bersama 44 anak di Tanah Abang.
  • Tujuannya membuka ruang baca dan menumbuhkan semangat inklusif anak.
  • Kegiatan sukses berkat partisipasi aktif peserta dan lokasi strategis.

Liputan6.com, Jakarta - Pustaka Geliat, komunitas literasi asal Jakarta menggelar kegiatan perdananya dengan menggandeng 44 anak dari beragam kalangan usia, mulai dari 5 sampai 12 tahun yang tinggal di sekitar Bambu Utara Palmerah untuk mengikuti acara membaca bersama di Tanah Abang, Jakarta, Minggu (25/1).

Dwi Ariansyah, selaku salah satu pendiri dari komunitas tersebut menuturkan kegiatan digelar bertujuan untuk membuka ruang baca bagi anak dan menumbuhkan semangat inklusif, bahwa setiap anak berhak memiliki kesempatan yang sama dalam hal belajar dan bertumbuh.

“Melalui kegiatan ini, Pustaka Geliat berupaya menghadirkan pengalaman literasi yang menyenangkan dan bermakna bagi semua anak-anak di Indonesia,” kata pria karib disapa Anca melalui keterangan tertulisnya, Senin (26/1/2026).

Anca menilai, debut kegiatan dari komunitasnya berjalan sukses. Hal itu diukur dari aktifnya para peserta dan juga lokasi yang mendukung.

“Saya merasa lokasi sangat menentukan keberhasilan acara, karena strategis berada di pusat kota yang padat penduduk. Selain itu sebelum acara dihelat, kami juga terlebih dulu melakukan pemetaan berdasarkan survei lokasi anak-anak yang menjadi target gerakan literasi,” jelas Anca.

 

Perkuat Minat Baca Sejak Kecil

Anca menjelaskan, program utama dari komunitasnya memperkuat minat baca sejak dini. Maka dari itu, kegiatan pada akhir pekan kemarin diawali dengan membaca asik bersama 22 relawan melalui metode baca nyaring dan diskusi ringan.

“Kami ajak anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan bacaan dan membangun pemahaman sejak dini,” ungkap Anca.

Selain membaca, lanjut Anca, Pustaka Geliat juga melangsungkan permainan interaktif selama 30 menit sebagai selingan membaca. Tujuannya, agar para peserta tidak merasa jenuh.

“Sebelum bermain, anak-anak mengikuti gerakan bersama bertajuk “Ayo Membaca” yang bertujuan menumbuhkan semangat literasi sekaligus melatih fokus dan kemampuan memahami bacaan. Pada sesi akhir kegiatan, kami memberikan para peserta cindera mata berupa alat tulis,” tutur Anca.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6