Prabowo Perdana Ke IKN sebagai Presiden, Ketua DPR Puan: Kita Akan Tampung Masukan Dari Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto mendatangi Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimatan Timur (Kaltim) untuk pertama kalinya semenjak menjabat sebagai presiden pada Senin 12 Januari 2026.

Diterbitkan 13 Januari 2026, 12:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo kunjungan perdana ke IKN pada 12 Januari 2026 setelah dilantik.
  • Pembangunan IKN akan berlanjut hingga 2029 dengan anggaran Rp 48,8 triliun.
  • Prabowo menginap di IKN dan soroti kinerja direksi BUMN yang merugi.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendatangi Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimatan Timur (Kaltim) untuk pertama kalinya semenjak menjabat sebagai presiden pada Senin 12 Januari 2026.

Ketua DPR Puan Maharani menyatakan, DPR akan menampung masukan dan semua informasi dari kunjungan pemerintah untuk dibahas dan ditindaklanjuti.

"Tentu saja kita akan menampung masukan atau kemudian informasi yang nanti didapat dari pemerintah terkait dengan kunjungan Bapak Presiden," ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Sebelumnya, Presiden Prabowo bertolak ke IKN menggunakan helikopter kepresidenan AgustaWestland 189 (AW 189) putih.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Prabowo berangkat dari salah satu lapangan di Balikpapan sekitar pukul 18.30 WITA. Dia tiba di IKN setelah menempuh kurang lebih 15 menit, atau pukul 18.45 WITA.

Setibanya di IKN, Prabowo tampak didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, dan pejabat terkait lainnya. Prabowo juga langsung disambut oleh Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono.

Ini menjadi kunjungan pertama Prabowo ke IKN setelah dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

Dalam kepemimpinannya, dia beberapa kali menegaskan pembangunan IKN tetap berlanjut hingga 2029, dengan alokasi anggaran sekitar Rp 48,8 triliun untuk periode 2025–2029. Prabowo juga telah menargetkan IKN berfungsi sebagai ibu kota politik pada 2028.

 

Usai Kunjungan di Kalsel dan Kaltim, Presiden Prabowo Bermalam di IKN

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memilih menginap di Ibu Kota Nusantara (IKN) usai melakukan rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, Prabowo sebelumnya mengunjungi Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada pagi hari, kemudian melanjutkan agenda ke Balikpapan, Kalimantan Timur, sebelum akhirnya bermalam di IKN.

"Iya betul. Setelah tadi pagi dari Banjarbaru di Kalimantan Selatan dan siangnya di Balikpapan Kalimantan Timur, lalu menginap di IKN," ujar Teddy saat dikonfirmasi, Selasa 12 Januari 2026.

Teddy menyampaikan, Presiden dijadwalkan melakukan peninjauan singkat di kawasan IKN sebelum melanjutkan perjalanan dinas ke Jawa Timur.

"Besok pagi ke Kota Malang," jelas dia.

 

Soroti Kinerja Direksi BUMN

Sebelumnya, dalam kunjungan kerjanya di Balikpapan, Presiden Prabowo menyoroti kinerja jajaran direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya terkait praktik pemberian tantiem atau bonus kepada direksi meski perusahaan mengalami kerugian.

"Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya beri tugas kepada Kepala Danantara dan beberapa menteri-menteri yang bertanggung jawab untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak. Banyak yang rugi," kata Prabowo saat meresmikan megaproyek kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Senin 12 Januari 2026.

Menurut Prabowo, praktik meminta bonus di tengah kondisi perusahaan merugi merupakan tindakan yang tidak pantas.

"Sudah rugi, minta tantiem lagi. Enggak tahu malu. Dablek menurut saya," tegasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6