Cuaca Hari Ini Jumat 9 Januari 2026: Jabodetabek Pagi Berawan Tebal, Siang hingga Malam Hujan

Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan tertutup awan tebal hingga diguyur hujan petir pada hari ini, Jumat (9/1/2026). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Diterbitkan 09 Januari 2026, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Langit di wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan tertutup awan tebal hingga diguyur hujan petir pada hari ini, Jumat (9/1/2026). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan cuaca di wilayah Jakarta pada Jumat pagi diprediksi akan berawan tebal, kecuali di wilayah Kepulauan Seribu akan turun hujan dengan intensitas ringan.

Lalu, pada siang hari seluruh wilayah Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.

Pada malam hari, wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur diprakirakan akan turun hujan dengan intensitas ringan, sedangkan di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu akan diguyur hujan disertai petir.

Sementara untuk cuaca di wilayah penyangga Jakarta, yakni Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi diprediksi akan berawan tebal pada pagi hari dan hujan dengan intensitas ringan pada siang hingga malam hari. 

Kemudian, di wilayah Kota Tangerang, Banten diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, hujan dengan intensitas sedang pada siang hari, dan hujan disertai petir pada malam hari.

Berikut informasi prakiraan cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya dikutip Liputan6.com dari media sosial dan laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Petir
 Jakarta Pusat   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Jakarta Utara   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Petir 
 Kepulauan Seribu   Hujan Ringan  Hujan Ringan  Hujan Petir
 Bekasi   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Depok   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Hujan Ringan
 Tangerang  Berawan Tebal  Hujan Sedang  Hujan Petir

Banjir Kembali Rendam 5 Kecamatan di Aceh Timur, Ketinggian Air Capai Dada Orang Dewasa

Banjir susulan merendam lima kecamatan di Aceh Timur setelah hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur wilayah itu. Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten Aceh Timur Afifullah di Aceh Timur, Kamis (8/1/2026) mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi sejak Rabu malam (7/1/2026), menyebabkan air sungai meluap di wilayah terdampak banjir.

"Curah hujan cukup tinggi menyebabkan air sungai kembali meluap. Ketinggian air mencapai sedada orang dewasa di beberapa lokasi," kata Afifullah.

Dari data yang diterima, lima kecamatan terendam banjir susulan antara lain Pante Bidari, Indra Makmu, Banda Alam, Julok, dan Rantau Selamat.

Belum benar-benar pulih dari banjir yang sebelumnya menerjang, banjir susulan menyebabkan aktivitas masyarakat kembali lumpuh.

Sejumlah ruas jalan desa, katanya, dilaporkan tergenang banjir sehingga menyulitkan warga beraktivitas, termasuk menuju tempat kerja dan sekolah.

"Genangan banjir tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga akses jalan antardesa, serta sejumlah fasilitas umum. Banjir susulan ini juga berdampak pada aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan kondisi banjir susulan ini terjadi saat sebagian wilayah Aceh Timur masih dalam tahap pemulihan pasca-bencana pada akhir November 2025.

"Sejumlah warga sempat membersihkan rumah dan lingkungan mereka, kini kembali harus menghadapi genangan air yang masuk ke rumah," kata Afifullah.

 

Imbau Masyarakat Tetap Waspada

BPBD Kabupaten Aceh Timur bersama unsur terkait telah menurunkan tim ke lapangan untuk memantau dan mendata dampak banjir susulan di lima kecamatan tersebut serta memastikan keselamatan warga di daerah terdampak.

Tim gabungan BPBD dan instansi terkait lainnya juga disiagakan untuk mengevakuasi apabila ketinggian air terus meningkat dan mengancam keselamatan masyarakat.

"Kami terus memantau di wilayah terdampak banjir susulan. Jika air terus naik, evakuasi segera dilakukan, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil," kata Afifullah.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan di sepanjang bantaran sungai, tetap meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta terus memantau perkembangan cuaca serta segera melaporkan kepada aparat desa atau petugas BPBD jika terjadi peningkatan ketinggian air secara signifikan.

"Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memaksakan aktivitas di area yang tergenang dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan," katanya. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6