Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon: Pelaku Ditangkap, Ini Tampangnya

Pembunuhan terhadap E terjadi di rumahnya di kawasan Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Banyak luka tusuk di tubuh korban.

Diterbitkan 03 Januari 2026, 10:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pelaku pembunuhan bocah E (9), anak politikus PKS Maman Suherman, telah ditangkap.
  • Korban ditemukan tewas dengan banyak luka tusuk di rumahnya di Cilegon.
  • Awalnya diduga perampokan, namun tidak ada barang berharga yang hilang.

Liputan6.com, Jakarta - Pelaku pembunuhan bocah E (9), anak politikus PKS Maman Suherman ditangkap. Sebelumnya, E ditemukan bersimbah darah dengan banyak luka tusuk di rumah mewah orang tuanya.

"Benar, terduga pelaku pembunuhan sudah ditangkap," kata Kasi Humas Polres Cilegon, AKP Sigit Dermawan saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (3/1/2025).

Terduga pelaku ditangkap Jumat (2/1) sore jelang magrin. Polisi belum mau bicara banyak soal penangkapan pelaku karena masih diperiksa.

"Satu orang betul," ujarnya.

Kronologi Jasad E Ditemukan Tewas, Sempat Diduga Korban Perampokan

MAHM, bocah 9 tahun meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Korban ternyata anak dari polikus PKS. Peristiwa itu terjadi pertengahan Desember 2025 lalu.

Ayahnya adalah Maman Suherman, dewan pakar DPC PKS Kota Cilegon. Korban MAHM adalah murid SD Al Azhar 40 Kota Cilegon, Banten. Jasadnya sudah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 Wib.

Saat ditemukan tak bernyawa, banyak luka tusuk di tubuhnya. Selama ini, keluarga dan kerabat mengenal korban sebagai pribadi yang baik, soleh, cerdas dan patuh orangtua.

Sempat mencuat kabar bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Tetapi anehnya tidak ada barang berharga hilang dari dalam rumah. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Polres Cilegon.

"Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa jadi contoh untuk anak-anak seusianya," jelasnya.

Reporter: Nur Habibie/merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6