Pesan Kodam III/Siliwangi pada Program TNI Manunggal Membangun Desa di Cilegon

Sejumlah program sasaran fisik dan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di bawah Komando Kodim 0623 Cilegon akhirnya selesai.

Diterbitkan 21 Mei 2026, 18:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Cilegon - Sejumlah program sasaran fisik dan non fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di bawah Komando Kodim 0623 Cilegon akhirnya selesai. Yaitu ditandai dengan penutupan TMMD di Pelabuhan Indah Kiat, Kota Cilegon, Banten, Kamis (21/5/2026).

Melalui Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, pesan Kodam III/Siliwangi Mayor Jendral TNI atau Mayjen TNI Kosasih disampaikan di hadapan ratusan prajurit TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Industri hingga masyarakat.

Usai berakhirnya TMMD di bawah Komando Komandan Kodim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori, pihaknya mengajak masyarakat dan unsur terkait menjaga hasil pembangunan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat dan unsur terkait untuk memelihara dan menjaga hasil pembangunan TMMD agar memiliki usai pakai maksimal dan dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang," ujar Mayjen TNI Kosasih disampaikan Letkol Inf Imam, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, pembangunan bangsa harus dimulai dari desa dengan mempertimbangkan seluruh masyarakat. Kata dia, pelaksanaan TMMD bukan hanya kegiatan fisik semata tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan masyarakat.

"Melalui program ini TNI hadir mengatasi kesulitan serta mendorong percepatan pembangunan di wilayah. TMMD ke-128 ini bukan hanya pembangunan fisik semata, tapi juga syarat kemanunggalan TNI dan masyarakat," ucap dia.

 

Bantu Kesulitan Pembangunan

Menurut Mayjen TNI Kosasih, melalui program ini TNI haadir di tengah masyarakat untuk membantu kesulitan sekaligus pembangunan di wilayah. Selama kurang lebih satu bulan pelaksanaan TMMD, seluruh sasaran fisik maupun non fisik telah diselesaikan 100 persen,

"Keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen semangat gotong royong serta dedikasi tinggi seluruh personel satgas TMMD bersama masyarakat. Saya berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang telah terbangun terus dipelihara dan ditingkatkan," terang dia.

Masih dalam rangka menyampaikan pesan Mayjen TNI Kosasih, Imam menyebut Kebersamaan antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kekuatan besar dalam stabilitas dan mempercepat pembangunan nasional.

"Kebersamaan dan kemanunggalan yang telah terjalin selama kegiatan hendaknya dipertahankan dan ditingkatkan demi kesatuan dan pertahanan wilayah," pungkas dia.

 

Selaras dan Sinergi dengan Pemda

Sementara itu, Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Imam Buchori mengungkapkan, kegiatan ini tentunya selaras dan sinergi dengan Pemda, jadi kita tidak berdiri sendiri, Pemda juga tidak berdiri sendiri, sehingga hasil dari musrenbang benar-benar mewadahi dari masyarakat.

Dandim juga memaparkan sejumlah program pembangunan fisik lainnya seperti, rehab 10 rumah tidak layak huni, pembuatan 5 unit jambanisasi, pembuatan 10 titik sumur bor.

Kemudian, pembukaan lahan ketahanan pangan seluar 1 hektare, rehab dan pengecetan musala, penanaman 1000 pohon, pembersihan fasum, hingga pipanisasi.

Selain sasaran fisik, TMMD di bawah komando Kodim 0623 Cilegon juga memiliki sasaran non fisik seperti sosialisasi KB Kesehatan, sosialisasi pangan. Kemudian, sosialisasi bahaya narkoba, operasi katarak, cek kesehatan gratis hingga pembagian 200 paket penanganan stunting di Kota Cilegon.

Adapun, TMMD ke-128 ini dilakukan di 4 Kodim wilayah Kodam III siliwangi yang di antaranya, Kodim 0621/Bogor, Kodim 0611/Garut, Kodim 0619/Purwakarta, dan Kodim 0623/Cilegon.