TNI Kodim 0623 Cilegon Bedah Rumah Warga yang Reyot, Dandim Bersyukur Program Tepat Sasaran

Pemandangan tak biasa terlihat di Lingkungan Sukasari dan Lingkungan Serut, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten.

Diterbitkan 23 April 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Banten - Pemandangan tak biasa terlihat di Lingkungan Sukasari dan Lingkungan Serut, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten pada Kamis pagi (23/4/2026).

Puluhan anggota TNI dari Kodim 0623 Cilegon tampak beraktifitas di tiga rumah tidak layak huni yang akan diperbaiki dalam program TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke-128 yang berlokasi di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Momen mengharukan terlihat saat Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori berbincang dengan keluarga penerima bantuan perbaikan rumah tidak layak huni yang menjadi bagian dari program TMMD di Kota Cilegon.

Saat berbincang dengan Dandim 0623 Cilegon, Wati menceritakan tempat tinggalnya sangat memprihatinkan dan memang termasuk rumah tidak layak huni.

Ia mengaku kerap kali tak enak tidur saat hujan turun lantaran sibuk menadahi bocor yang terjadi hampir di semua bagian rumahnya. Setiap hujan turun, rumahnya juga selalu kebanjiran lantaran banyak sekali atap rumahnya yang bocor.

Wati mengaku dirinya sudah sekira 40 tahun tinggal di rumah tersebut dan kini ia juga tengah sakit hingga mesti menggantungkan hidup dari pemberian anaknya.

"Terima kasih Pak TNI sudah membantu, terima kasih banyak. Saya terima kasih sama bapak," ujar Wati sambil memegang kedua tangan Dandim 0623 Cilegon erat seraya menangis haru lantaran rumahnya menjadi salah satu yang diperbaiki dalam program TMMD ke-128 di Cilegon.

 

Bersyukur Program Tepat Sasaran

Wati yang tinggal bersama dua orang anak, menantu dan dua orang cucu mengaku sangat terbantu dengan program TMMD di bawah komando Kodim 0623 Cilegon itu.

Usai mendengarkan cerita haru para penerima bantuan bedah rumah tidak layak huni, Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf Imam Buchori teringat masa kecilnya yang juga tinggal di rumah dengan lantai tanah dan tembok bilik bambu.

Oleh karena itu, ia bersyukur program rumah tidak layak huni yang diprogramkan melalui TMMD ini tepat sasaran dan menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.

"Berarti ini tepat sasaran dan memang dibutuhkan, semoga memberikan manfaat kehadiran kami TNI, Polri membantu pemerintah untuk menentukan tempat agar sampai ke sasaran," ucap Imam.

"Saya terima kasih Danramil, Polsek Pulomerak, Pokmas yang sudah menentukan rumah ini yang direhab, dari sekian banyak rumah, ini yang ditunjuk tidak lepas dari karunia Allah mungkin diarahkan hati kita ke sini," sambung dia.

 

Sudah 3 dari 10 Rumah

Diketahui, perbaikan rumah tidak layak huni yang menjadi bagian dari program TMMD ini sudah sekira tiga dari sepuluh rumah yang dilakukan pembongkaran dan selanjutnya akan diperbaiki.

Selain program perbaikan rumah tidak layak huni, TMMD tahun ini juga dilakukan program pembukaan dan pemadatan jalan, saluran air, perbaikan 10 rumah tidak layak huni, hingga pipanisasi sepanjang satu kilometer.

"Kamudian kami juga melakukan pembuatan MCK, perbaikan sarana musala, ada sumur bor air 10 unit, kita membantu masyarakat untuk pembuatan akta kelahiran, operasi katarak, serta penyuluhan wawasan kebangsaan," ucap Imam.

"Kemudian, dilakukan juga pembukaan jalan di Lingkungan Langon, Kelurahan Mekarsari dalam program TMMD ini dilakukan sepanjang 2,8 kilometer. Kemudian pemadatan jalan sepanjang 1,8 kilometer, hingga pembuatan saluran air sepanjang 80 meter," jelas Imam.