Penanganan Bencana Sumatra Memerlukan Solidaritas Nasional

Penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab daerah terdampak, tetapi juga memerlukan solidaritas nasional

Diterbitkan 31 Desember 2025, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemerintah daerah harus diperkuat dalam penanggulangan bencana di Sumatra.
  • Koordinasi relawan dan solidaritas nasional penting untuk penanganan bencana.
  • Penanganan bencana cukup baik, terutama pembangunan hunian dan logistik.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah terus menggenjot penanggulangan bencana di Sumatra. Sudah lebih dari sebulan, segela kebutuhan korban terdampak coba dimaksimalkan. Menilai hal tersebut, Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah mendorong, andil pemerintah daerah bisa diperkuat. Sebab, mereka lebih memahami kondisi medan secara lebih detil.

"Distribusi bantuan seharusnya digerakkan oleh pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga aparatur di tingkat kabupaten. Sebab, pemerintah daerah memiliki struktur yang lengkap untuk mendukung kerja pemerintah pusat," kata Trubus, Rabu (31/12/2025).

Selain pemerintah daerah, Trubus juga mengajak peran relawan dan organisasi nonpemerintah (NGO) untuk berkordinasi secara lebih erat dalam hal akurasi data yang berbasis kondisi lapangan.

"Penanganan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab daerah terdampak, tetapi juga memerlukan solidaritas nasional. Sebab Indonesia memiliki 38 provinsi yang masing-masing menghadapi tantangan kebencanaan," saran dia.

Soal penanganan bencana selama lebih kurang sebulan ini, Trubus menilai sudah cukup baik. Menurut dia, pemaparan capaian kinerja seperti disampaikan Seskab Teddy Indra Wijaya menujukkan perkembangan yang signifikan, khususnya soal pembangunan hunian.

“Dalam hal kebijakan publik itu yang dinilai adalah yang terpenting itu kebijakannya sudah menyentuh masyarakat banyak dan kelihatan hasilnya di publik, catat Trubus.

Selain hunian, Trubus menyebut, pemerintah pusat juga telah mengirimkan berbagai bantuan logistik, mulai dari pangan hingga kebutuhan dasar lainnya. Dia berharap, ke depan perbaikan infrastruktur seperti jembatan dan akses jalan juga bisa semakin baik.

 

Hunian

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya memaparkan soal jumlah hunian. Berdasarkan laporan diterima, sepekan ke depan akan ada 600 rumah hunian yang siap untuk ditinggali oleh para mereka yang terdampak bencana.

"Minggu depan Insya Allah jadi,” ujar Teddy saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

Teddy mengatakan, Presiden Prabowo Subianto juga menginstruksikan percepatan pembangunan hunian dalam skala besar. Pembangunan tersebut ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang warga terdampak. Selain hunian sementara, pembangunan hunian tetap juga mulai berjalan.

Dia memastikan, aksi tersebut didukung oleh semua elemen tanpa terkecuali.

"Semuanya saling bahu membahu kerja sama,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6