Influencer DJ Donny Kembali Diteror, Rumah Dilempar Bom Molotov

Influencer DJ Donny kembali mendapatkan teror. Kali ini rumahnya dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal pada Rabu (31/12/2024) dini hari.

Diterbitkan 31 Desember 2025, 14:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Rumah DJ Donny dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal.
  • DJ Donny melaporkan insiden tersebut ke Polda Metro Jaya pada 31 Desember 2025.
  • Politikus PDIP mengecam teror terhadap influencer, menyebutnya tindakan pengecut.

Liputan6.com, Jakarta - Influencer DJ Donny kembali mendapatkan teror. Kali ini rumahnya dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal pada Rabu (31/12/2024) dini hari.

“Alhamdulillah Allah masih baik, api di bom molotov keburu mati, sebelum kena mobil gue. Karena ini sudah berupa tindakan kriminal yang menurut gw bisa merugikan orang banyak, siang ini gw langsung lapor ke Polda Metro Jaya?,” tulis Dj Donny pada akun Instagramnya.

Donny resmi melaporkan kasus pelemparan molotov itu ke Polda Metro Jaya, laporan terdaftar pada Nomor: LP/B/9545/XII/2025/SPKT/POLDA METRO JAYA, tanggal 31 Desember 2025 pukul 13.01 WIB.

Sebelumnya, aksi teror yang menimpa beberapa influencer, diantaranya DJ Donny dan Sherly Annavita menuai kecaman berbagai pihak.

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menilai, aksi pengancaman biasanya dilakukan oleh orang-orang yang punya kekuasaan. Perilakunya menunjukkan belum matang dalam menyikapi persoalan dan kekanak-kanakan.

“Menurut saya berbagai teror dan tekanan terhadap individu maupun kelompok kritis belakangan ini adalah refleksi dari para aktor (pendukung) kekuasaan yang otaknya masih dalam proses tumbuh kembang,” kata Deddy di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

 

Teror Tindakan Pengecut

Dalam pandangannya, tindakan teror dilakukan orang yang tak siap dikritik dan belum bisa menerima kritikan dengan akal sehat. 

“Ini persis seperti fase balita. Karena otaknya belum berkembang, mereka belum memiliki kemampuan untuk menyikapi atau memberikan respons yang baik dan beradab,” kata Deddy saat dikonfirmasi, Rabu (31/12/2025). 

Rekan sesama politikus PDIP, Guntur Romli juga mengecam aksi teror yang menimpa beberapa influencer. Guntur menyebut aksi teror itu tindakan para pengecut untuk membungkam kritik yang disampaikan rakyat. 

“Teror adalah tindakan pengecut. Tujuannya untuk membungkam kritik. Suatu respon yang menunjukkan tidak siap berdemokrasi dan memegang amanah kekuasaan,”  kata Guntur.

Menurut Guntur, ada pihak yang menyalahgunakan kekuasaan untuk menebarkan ancaman para rakyat.

“Akhirnya menyalahgunakan kekuasaan untuk menebarkan ancaman dan ketakutan. Ingatlah, suara dari rakyat, sekecil dan selemah apapun harus didengar. Vox Populi Vox Dei. Suara Rakyat adalah Suara Tuhan,” kata dia.

Minta Aparat Tangkap Pelaku

Mewakili PDIP, Guntur meminta aparat hukum bertindak cepat menangkap para pelaku teror.

“Maka, PDI Perjuangan mengecam tindakan teror itu. Dan meminta penegak hukum untuk bertindak cepat. Ini preseden yang buruk dalam kehidupan bermasyarakat kita. Harus diungkap, siapa pelaku lapangan dan siapa dalangnya,” ucapnya.

Untuk diketahui, melalui akun Instagramnya, influencer, DJ Donny membenarkan dirinya mendapat teror, salah satunya dikirim bangkai ayam.

"Buat yang ngirim bangkai ayam ke rumah gua, lo itu pengecut," kata dia seperti dikutip.

Hal senada diungkapkan, Sherly Annavita yang mendapati rumahnya dilempari oleh telur busuk, dan mobilnya dicoret menggunakan cat. 

"Alhamdulillah sudah laporan kepada bapak ketua RT dan Keamanan komplek ya teman-teman. Laporan diterima dengan baik, terlebih beliau berdua juga ternyata sudah tahu coretan tersebut ada sejak sepulang sholat subuh dan mengijinkan foto ini untuk diposting," tulisnya di akun Instagramnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6