Catat, Pengunjung Ragunan Buang Sampah Sembarangan Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Pengunjung Ragunan yang kedapatan membuang sampah sembarangan bakal didenda Rp500 ribu sebagai upaya menjaga kebersihan tempat wisata di Jakarta Selatan tersebut.

Diterbitkan 29 Desember 2025, 11:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pengunjung Ragunan didenda Rp500 ribu jika buang sampah sembarangan.
  • Pengelola mengimbau pengunjung jaga anak, tidak lewati batas kandang, dan antisipasi cuaca.
  • Ragunan prediksi 80.000 pengunjung Tahun Baru 2026 dengan jam operasional lebih panjang.

Liputan6.com, Jakarta - Pengunjung Ragunan yang kedapatan membuang sampah sembarangan bakal didenda Rp500 ribu sebagai upaya menjaga kebersihan tempat wisata di Jakarta Selatan tersebut.

Imbauan ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah. Salah satunya tertulis larangan membuang sampah di tempat umum.

"Kalau buang sampah sembarangan dan ketahuan kita akan kenakan denda Rp500 ribu," kata Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Penindakan itu dilakukan oleh petugas kebersihan dan aparat berwenang yang nantinya seluruh denda disetorkan ke kas daerah. Pihaknya juga menyampaikan imbauan lainnya, yakni orang tua diharapkan menjaga anaknya agar tidak terlepas saat berkeliling.

Diimbau pula agar pengunjung tidak melewati batas kandang demi keamanan dan keselamatan bersama.

"Mohon untuk berhati-hati jangan melewati batas kandang. Jadi jangan coba-coba melewati batas kandang, nanti kalau ada ketahuan kita akan lakukan penertiban," katanya.

Selain itu, Wahyudi mengingatkan pengunjung memperhatikan kondisi cuaca tak menentu. Pengunjung diharapkan membawa payung dan jas hujan untuk mengantisipasi hujan.

"Kami imbau pengunjung mengantisipasi hujan dengan membawa payung, jas hujan atau perlengkapan lainnya," katanya.

Update Pengunjung saat Libur Natal dan Tahun Baru

Sebanyak 50.211 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, untuk memanfaatkan libur pada Hari Raya Natal 2025. Pengelola Taman Margasatwa Ragunan juga memprediksi jumlah pengunjung mencapai 80.000 orang pada Tahun Baru 2026.

Pengelola TMR juga telah menyiapkan atraksi satwa berupa kegiatan pemberian pakan satwa (feeding animal) dengan nuansa khusus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kegiatan ini akan dipusatkan di beberapa lokasi, yaitu Pusat Primata Schmutzer, kandang jerapah, harimau Sumatra, kuda nil, burung pelikan, gajah Sumatra dan buaya muara.

Jam Operasional Ditambah

Ragunan tetap buka pada liburan Nataru mulai dari 25 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Pengunjung bisa datang melalui akses masuk pintu utara dan pintu barat.

Kemudian, pengelola menyiapkan sebanyak 10 titik lokasi parkir untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama Nataru. Kapasitas parkiran tersebut cukup untuk 6.000 mobil dan 12.000 motor.

Pengelola Ragunan juga menambah jam operasional selama liburan Nataru, yakni dari jam 06.00 hingga 16.30 WIB. Penambahan dilakukan saat jam buka dari biasanya mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6