Prakiraan Cuaca Hari Ini Senin 29 Desember 2025: Mayoritas Jabodetabek Berawan Tebal

Langit Jakarta dan Sekitarnya diprediksi akan berawan tebal pada Senin (29/12/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini.

Diterbitkan 29 Desember 2025, 06:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Wilayah Jakarta dan sekitarnya diprediksi akan berawan hingga hujan dengan intensitas ringan pada awal pekan, Senin (2912/2025). Demikianlah prakiraan cuaca hari ini saat awal pekan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan seluruh wilayah Jakarta akan berawan tebal pada Senin pagi, kecuali Kepulauan Seribu yang diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas sedang.

Pada siang hari, mayoritas wilayah Jakarta diperkirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan. Lalu, untuk malam hari seluruh wilayah Jakarta termasuk Kepulauan Seribu diprediksi akan berawan tebal.

Sedangkan untuk wilayah penyangga Jakarta, Kota Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi, Jawa Barat diprakirakan akan berawan tebal pada pagi hari, dan siang hari diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan dan serentak kembali berawan tebal pada malam hari. 

Sementara untuk wilayah Kota Tangerang, Banten diprediksi akan berawan tebal dari pagi hari, diguyur hujan dengan intensitas ringan pada siang hari, dan akan kembali berawan tebal pada malam hari.

Berikut informasi cuaca Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) selengkapnya dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG www.bmkg.co.id:  

 Kota  Pagi  Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Pusat   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Selatan  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Timur   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Jakarta Utara   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Kepulauan Seribu   Hujan Sedang  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Bekasi   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Depok   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Kota Bogor   Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal
 Tangerang  Berawan Tebal  Hujan Ringan  Berawan Tebal

Antisipasi Cuaca Ekstrem, PLN Siagakan 69 Ribu Personel Sambut Nataru 2025/2026

PT PLN (Persero) menyiagakan 69.000 personel di seluruh Indonesia selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Langkah ini diperkuat dengan pemanfaatan sistem digital terintegrasi untuk memantau dan mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di berbagai wilayah sepanjang periode Nataru.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo memimpin langsung Commander Call secara daring bersama seluruh unit PLN se-Indonesia, subholding, dan anak perusahaan di Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilovolt (kV) Pedan, Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis, 25 Desember 2025.

"Hari ini kami melaksanakan apel siaga kelistrikan nasional, dan salah satu titik yang kami tinjau langsung adalah GITET 500 kV Pedan. Lokasi ini sangat strategis karena menjadi penghubung sistem kelistrikan Jawa–Madura–Bali," ujar Darmawan, dikutip dari keterangan resmi, Jumat 26 Desember 2025.

Ia menegaskan, seluruh personel PLN bersiaga 24 nonstop memberikan perhatian penuh terhadap suplai listrik di tengah kondisi cuaca ekstrem, terutama saat periode Nataru. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar layanan kelistrikan tetap optimal di berbagai wilayah Indonesia.

Para personel yang bersiaga juga dilengkapi dengan 1.917 unit genset, 737 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 1.338 Unit Gardu Bergerak (UGB), 434 unit truk crane, 4.720 unit mobil operasional, serta 4.412 unit sepeda motor operasional.

"Seluruh unit PLN telah melaporkan bahwa semua lokasi prioritas terjaga dengan optimal tanpa adanya gangguan kelistrikan, sehingga aktivitas ibadah, layanan publik, dan mobilitas masyarakat selama periode Nataru dapat berlangsung aman dan lancar," kata Darmawan.

PLN Perkuat Koordinasi

Dalam menghadapi dinamika cuaca pada periode Nataru, PLN juga memperkuat koordinasi rutin dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Informasi prakiraan dan peringatan dini cuaca dimanfaatkan sebagai referensi operasional dan terintegrasi ke pusat pengendalian sistem untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan terukur.

"Kami terus memonitor, saat ini memang ada beberapa tempat mengalami hujan lebat dan kami mengantisipasi semuanya. Jadi kami tidak lagi bersikap reaktif, tetapi kami telah menyiapkan langkah-langkah preventif untuk mitigasi risiko perubahan cuaca," ujarnya.

Direktur Distribusi PLN, Arsyadany G. Akmalaputri menyampaikan, PLN juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) komunikasi serta alur eskalasi yang jelas, sehingga koordinasi penanganan dapat dilakukan secara responsif dan terstruktur.

"Seluruh unit distribusi kami terus melalukan pemantauan cuaca dan juga memetakan daerah rawan bencana. Berdasarkan perkiraan BMKG, sebagian besar wilayah Indonesia itu diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas yang beragam," tutup Arsyadany.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6