Polisi Masih Belum Bisa Ungkap Sosok Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon

Hingga sepuluh hari pascakejadian, kepolisian masih terus mendalami kasus pembunuhan MAMH dengan melibatkan Polda Banten, Polres Cilegon, serta Puslabfor Mabes Polri guna mengungkap pelaku.

Diterbitkan 26 Desember 2025, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bocah 9 tahun, MAHM, anak politikus PKS, tewas ditusuk di rumahnya di Cilegon.
  • Polisi belum mengungkap pelaku penusukan, penyelidikan masih berlangsung.
  • Kapolda Banten meminta masyarakat melapor jika memiliki informasi terkait kasus ini.

Liputan6.com, Jakarta - Polisi hingga hari ini masih belum bisa mengungkap sosok dibalik penusukan bocah 9 tahun berisinial MAHM yang meninggal di kediamannya sendiri di Kota Cilegon, Banten. 

Korban diketahui merupakan anak dari seorang politikus Partai Keadilan Sejahtera. Ayahnya, Maman Suherman, merupakan Dewan Pakar DPC PKS Kota Cilegon.

"Saya tidak akan menyampaikan perkembangan, masih dalam tahap penyelidikan," kata Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, Jumat (26/12/2025).

Dia justru meminta masyarakat yang mengetahui peristiwa diduga pembunuhan di rumah mewah tersebut bisa melapor ke pihak kepolisian terdekat.

"Ada yang mendengar informasi, segera laporkan ke kita," pinta Hengki.

Dia mengklaim, tak akan membeberkan proses penyelidikan, meski kasus yang ditangani Polres Cilegon tersebut belum membuahkan titik terang. "Teknis penyelidikan tidak kami urai di sini," kilahnya.

"(Penanganan) Sudah gabungan Polda Banten dan Polres Cilegon, termasuk kita sudah mendatangkan labfor," sambung Hengki.

 

Sosok MAHM Anak Politikus PKS Maman Suherman yang Tewas Ditusuk di Rumahnya

MAHM, bocah 9 tahun meregang nyawa setelah menjadi korban penusukan di rumahnya sendiri di Komplek Bukit Baja Sejahter (BBS) III, Kota Cilegon, Banten. Korban ternyata anak dari polikus PKS.

Ayahnya adalah Maman Suherman, dewan pakar DPC PKS Kota Cilegon. Korban MAHM adalah murid SD Al Azhar 40 Kota Cilegon, Banten. Jasadnya sudah dimakamkan pada Rabu, 17 Desember 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.

"Mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan dan ketabahan bagi keluarga Pak Haji Maman. Kejadian ini mengingatkan kita semua untuk selalu menyiapkan hari esok yang lebih baik dan mengambil hikmah positif dari setiap cobaan," ujar Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, Kamis, (18/12/2025).

 

Korban Anak Baik dan Rajin Ibadah

Saat ditemukan tak bernyawa, banyak luka tusuk di tubuhnya. Selama ini, keluarga dan kerabat mengenal korban sebagai pribadi yang baik, soleh, cerdas dan patuh orangtua.

Sempat mencuat kabar bahwa MAHM menjadi korban perampokan. Tetapi anehnya tidak ada barang berharga hilang dari dalam rumah. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan oleh Polres Cilegon.

"Anaknya sangat penurut, ibadahnya bagus meski baru 9 tahun. Ketaatannya kepada orang tua luar biasa dan bisa jadi contoh untuk anak-anak seusianya," jelasnya.

  

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6