Liputan6.com, Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan akan membantu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam melakukan pencarian terhadap Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Kasi Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Tri Taruna Fariadi (TAR), yang melarikan diri alias kabur saat Operasi Tangkap Tangan (OTT).
"Kita juga akan cari, kita pasti membantu KPK," tutur Kepala Pusat Penerangan hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Senin (22/12/2025).
Anang menegaskan, Kejagung tidak akan menghalangi proses penyidikan KPK terhadap kasus korupsi yang melibatkan jaksa nakal. Koordinasi pun berjalan dengan baik dengan niat dan semangat yang sama, yakni memberantas segala bentuk praktik rasuah.
Advertisement
"Kalau memang ada (temukan Kasi Datun) kita akan serahkan kepada penyidik KPK," jelas dia.
Kepala Kejari (Kajari) Hulu Sungai Utara, Albertinus Parlinggoman Napitupulu (APN); Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara, Asis Budianto (ASB); dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Hulu Sungai Utara, Tri Taruna Fariadi (TAR), kini sudah dicopot jabatannya.
Tak Akan Intervensi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450871/original/041728900_1766201661-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_09.59.02.jpeg)
Dengan pencopotan jabatan dan dinonaktifkan sementara status PNS pegawai kejaksaannya, ketiga tersangka itu tidak lagi menerima tunjangan dan gaji. Kejagung memastikan tidak akan mengintervensi proses penegakan hukum di KPK.
"Tidak akan (intervensi)," Anang menandaskan.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Asis Budianto (ASB); dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Hulu Sungai Utara, Tri Taruna Fariadi (TAR) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Total keduanya menerima uang hingga Rp 1,1 miliar lebih dari hasil praktik rasuah.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menyampaikan, dua jaksa tersebut diduga menerima uang saat menjadi perantara maupun di luar perantara dari Kepala Kejari (Kajari) Hulu Sungai Utara Albertinus Parlinggoman Napitupulu (APN).
“ASB (Asis Budianto) yang merupakan perantara APN tersebut, dalam periode Februari-Desember 2025, diduga menerima aliran uang dari sejumlah pihak sebesar Rp63,2 juta,” tutur Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Sementara tersangka Tri Taruna Fariadi, lanjut dia, menerima uang hingga Rp 1,07 miliar ketika di luar menjadi perantara Albertinus.
“Rinciannya pada 2022 berasal dari mantan Kepala Dinas Pendidikan Hulu Sungai Utara senilai Rp 930 juta, kemudian pada 2024 yang berasal dari rekanan sebesar Rp 140 juta,” jelas dia.
Advertisement
Kajati Korupsi Rp 1,5 Miliar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5450847/original/065364300_1766199012-WhatsApp_Image_2025-12-20_at_09.48.28.jpeg)
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Albertinus Parlinggoman Napitupulu (APN) diduga menerima uang mencapai Rp 1,5 miliar terkait tindak pidana korupsi.
Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu merinci, uang tersebut diduga berasal dari hasil pemerasan, pemotongan anggaran Kejari Hulu Sungai Utara, hingga penerimaan lainnya.
Untuk pemerasan, Albertinus menerima uang hingga Rp 804 juta pada kurun waktu November-Desember 2025 dari dua perantara, yakni Kepala Seksi Intelijen Kejari Hulu Sungai Utara Asis Budianto (ASB) dan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Hulu Sungai Utara Tri Taruna Fariadi (TAR).
Sementara untuk pemotongan anggaran Kejari Hulu Sungai Utara, Albertinus melakukannya melalui bendahara, kemudian digunakan sebagai dana operasional pribadi.
“Dana tersebut berasal dari pengajuan pencairan tambahan uang persediaan (TUP) sejumlah Rp257 juta tanpa surat perintah perjalanan dinas (SPPD), dan potongan dari para unit kerja atau seksi,” tutur Asep di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (20/12/2025).
Untuk penerimaan lainnya yang berjumlah Rp 450 juta, lanjut Asep, uang tersebut diperoleh lewat transfer melalui rekening istrinya senilai Rp 405 juta dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum hingga Sekretaris DPRD Hulu Sungai Utara periode Agustus-November 2025, dengan jumlah mencapai Rp 45 juta.
Dengan begitu, dari total uang pemerasan, pemotongan anggaran, dan penerimaan lainnya, terhitung bahwa Albertinus diduga menerima sebesar Rp 1.511.300.000 atau Rp1,5 miliar.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300009/original/089493000_1784283677-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297860/original/099954200_1784109220-cek_fakta_-_purbaya_kuis_tebak_nama_kota.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5380981/original/046199200_1760441878-klaim_link_magang_kemnaker.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299864/original/085658400_1784277079-pupuk_subsidi_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5292222/original/022875000_1753247405-efee62e2-84c3-4d97-89c6-32bf7b5f099d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1298223/original/097011300_1469504769-KPK.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299067/original/052484900_1784191879-lamine.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256851/original/004151200_1670703759-7_AP22344709351178.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299482/original/065812300_1784259465-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297796/original/002584500_1784106935-didier.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299317/original/088764800_1784212809-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297046/original/098584500_1784067058-Spain_s_Mikel_Oyarzabal__left__celebrates.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300004/original/015093400_1784283318-000_C2EH69E.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4246766/original/006828700_1669910509-AP22335568653043.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262483/original/075097700_1781805987-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295935/original/031909000_1783995386-063_2285696199.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4256899/original/040579900_1670717208-Inggris_vs_Prancis_di_Laga_Perempat_Final_Piala_Dunia_2022-AP__11_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4205869/original/033832800_1666872124-000_32G277K.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5508874/original/089230100_1771634785-Menhut_Raja_Juli_Perhutanan.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5533582/original/000661600_1773744865-IMG_2841.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293662/original/037244300_1783742018-bup3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299349/original/093103900_1784221600-WhatsApp_Image_2026-07-16_at_9.51.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299272/original/083043300_1784207083-bud1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299275/original/086000700_1784207084-bud4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569573/original/014855300_1777446203-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9298971/original/029983100_1784189118-WhatsApp-Image-2026-07-16-at-13.54.26.jpeg)