Ada Peringatan Hari Apa Saja di 22 Desember? Yuk Cari Tahu!

Tanggal 22 Desember diperingati dengan beragam momentum penting yang sarat akan makna dan menarik untuk diketahui.

Diterbitkan 22 Desember 2025, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tanggal 22 Desember diperingati dengan beragam momentum penting yang sarat akan makna dan menarik untuk diketahui.

Peringatan yang dirayakan baik di tingkat nasional maupun internasional, mencerminkan berbagai nilai, seperti nilai penghormatan, persatuan, pengabdian, serta kesadaran sosial.

Pertama, di tanggal 22 ini terdapat Hari Ibu Nasional (Indonesia) diperingati untuk menghormati peran ibu dalam keluarga dan masyarakat, sekaligus mengenang Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember 1928 sebagai tonggak perjuangan perempuan.

Selain itu, hari ini, Senin (22/12/2025), juga diperingati sebagai Hari Ulang Tahun Korps Wanita Angkatan Darat (KOWAD) merupakan tanda akan berdirinya korps prajurit perempuan TNI AD yang berkontribusi aktif dalam pertahanan negara dan berbagai tugas pengabdian kepada bangsa.

Di tingkat internasional, Hari Matematika Nasional di India dirayakan untuk mengenang Srinivasa Ramanujan, matematikawan legendaris India, sekaligus mendorong minat masyarakat terhadap ilmu matematika dan sains.

Sementara itu, Hari Persatuan Zimbabwe menjadi momen nasional untuk mengenang bersatunya kelompok pejuang kemerdekaan serta menegaskan pentingnya persatuan dan rekonsiliasi bangsa.

Terakhir, di hari ini juga diperingati sebagai Hari Orang Pendek Nasional di Amerika Serikat, yang dirayakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang dwarfisme, menghapus stigma, serta mendorong kesetaraan dan inklusivitas bagi orang bertubuh pendek.

Berikut sederet peringatan yang jatuh pada 22 Desember dihimpun oleh Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

Hari Ibu Nasional

Berdasarkan catatan Liputan6.com, setiap tanggal 22 Desember, Indonesia memperingati Hari Ibu sebagai bentuk penghormatan kepada para ibu atas peran dan pengorbanan mereka. 

Lebih dari sekadar ungkapan kasih sayang, Hari Ibu juga menjadi simbol perjuangan perempuan dalam mencapai kesetaraan hak dan kewajiban.

Hari Ibu tidak hanya diperuntukkan bagi sosok ibu dalam keluarga, tetapi juga bagi seluruh perempuan yang terus berkarya dan berkontribusi di berbagai bidang kehidupan. Peringatan ini menjadi pengingat akan pentingnya menghargai dan mendukung peran perempuan dalam masyarakat.

Melalui Hari Ibu, nilai-nilai penghormatan terhadap perempuan semakin dikuatkan, sekaligus menjadi momen inspiratif untuk terus mendukung semangat juang perempuan demi terciptanya masa depan yang lebih setara dan inklusif. 

Peringatan ini berakar dari Kongres Perempuan Indonesia pertama yang diadakan pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres tersebut berlangsung di Gedung Dalem Joyodipuran, milik Raden Tumenggung Joyodipero, dan menjadi tonggak penting dalam perjuangan perempuan Indonesia.

Perayaan Hari Ibu di Indonesia bertujuan untuk menghargai jasa para ibu dan perempuan secara keseluruhan yang telah memberikan kontribusi besar dalam berbagai aspek kehidupan. 

Selain itu, peringatan ini juga menjadi refleksi terhadap peran perempuan dalam sejarah perjuangan bangsa, khususnya saat masa kemerdekaan.

Perjuangan kaum perempuan kala itu tidak hanya berfokus pada hak-hak mereka, tetapi juga pada upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas bangsa.

Hari Ibu juga mengingatkan masyarakat akan peran sentral perempuan sebagai motor penggerak pembangunan bangsa, baik pada masa kini maupun di masa depan. 

Peringatan ini menjadi momentum untuk mengakui betapa pentingnya peran perempuan dalam menciptakan keberhasilan, tidak hanya dalam lingkup keluarga tetapi juga dalam skala nasional.

Hari Ulang Tahun Korps Wanita Angkatan Darat

Melansir dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Asahan, Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad), dibentuk sebagai wujud penghargaan atas perjuangan para pahlawan wanita Indonesia yang turut menegakkan kemerdekaan sekaligus upaya melanjutkan cita-cita kemajuan kaum perempuan.

Gagasan pembentukan Kowad muncul pada 1959 melalui Asisten III Personel Kasad Kolonel Dr. Sumarno, yang mengusulkan pemanfaatan prajurit wanita pada bidang tugas tertentu yang menuntut ketelitian, ketekunan, kesabaran, serta nilai-nilai keibuan guna memperkuat kinerja organisasi militer.

Realisasi pembentukan Kowad ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan Panglima Angkatan Darat Nomor 1056/12/1960 tertanggal 21 Desember 1960.

Meski secara resmi disahkan pada tanggal tersebut, peringatan Hari Ulang Tahun Kowad ditetapkan setiap 22 Desember, bertepatan dengan Hari Ibu.

Penetapan ini dimaksudkan untuk menegaskan keterkaitan historis dan simbolis antara peran ibu Indonesia dengan lahirnya Kowad sebagai kebanggaan perempuan dalam pengabdian kepada keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Wanita Angkatan Darat, semangat juang para pahlawan wanita terus dikenang sebagai sumber inspirasi bagi prajurit Kowad dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hari Matematika Nasional di India

Dilansir Indian Express, setiap 22 Desember, India memperingati Hari Matematika Nasional untuk mengenang hari kelahiran Srinivasa Ramanujan, salah satu matematikawan terbesar dalam sejarah.

Lahir pada 1887 di Erode, Tamil Nadu Ramanujan dikenal sebagai sosok jenius yang menunjukkan bakat luar biasa sejak usia dini. Pada umur 12 tahun, ia telah menguasai trigonometri dan merumuskan berbagai teorema secara mandiri tanpa bimbingan formal.

Perjalanan hidup Ramanujan penuh tantangan. Meski sempat memperoleh beasiswa, ia kehilangan kesempatan tersebut karena kesulitan di mata pelajaran nonmatematika. Dengan kegigihan dan dukungan sejumlah tokoh, termasuk Ramaswamy Iyer, Ramanujan akhirnya bekerja di Madras Port Trust. 

Titik balik kariernya terjadi pada 1913 ketika ia mengirimkan surat berisi rumus-rumus matematika kepada matematikawan Inggris, G.H. Hardy. Terpukau oleh kejeniusannya, Hardy mengundang Ramanujan ke Inggris dan membawanya ke Trinity College, Cambridge, yang kemudian mengantarkannya pada pengakuan dunia.

Prestasi Ramanujan terus menanjak hingga ia terpilih sebagai anggota London Mathematical Society pada 1917 dan menjadi Fellow of the Royal Society pada 1918, menjadikannya salah satu penerima termuda dalam sejarah. 

Meski wafat pada usia 32 tahun akibat kondisi kesehatan yang memburuk, warisan intelektualnya, termasuk kontribusi penting pada teori bilangan dan fungsi mock theta, tetap berpengaruh hingga kini.

Peringatan Hari Matematika Nasional di India tidak hanya menjadi penghormatan atas jasa Srinivasa Ramanujan, tetapi juga momentum untuk menginspirasi generasi muda agar mencintai matematika, sains, dan inovasi sebagai fondasi kemajuan bangsa.

Hari Persatuan Zimbabwe

Dikutip National Today, Hari Persatuan Zimbabwe diperingati setiap 22 Desember sejak tahun 1987 sebagai tonggak bersejarah berakhirnya konflik politik dan etnis di negara tersebut. Peringatan ini merujuk pada penyatuan dua partai besar, ZANU dan ZAPU, yang kemudian membentuk satu partai bernama ZANU-PF. 

Penyatuan ini menjadi simbol rekonsiliasi antara kelompok yang selama puluhan tahun mewakili perbedaan politik sekaligus etnis, terutama Shona dan Ndebele.

Latar belakang Hari Persatuan tidak terlepas dari sejarah panjang Zimbabwe, mulai dari masa kolonial Inggris hingga perjuangan melawan pemerintahan minoritas kulit putih di Rhodesia. 

Setelah kemerdekaan pada 1980, perbedaan politik antara ZANU dan ZAPU memicu kekerasan dan konflik sipil yang menelan banyak korban jiwa.

Situasi ini mendorong para pemimpin kedua kubu, Robert Mugabe dan Joshua Nkomo, untuk mencari jalan damai demi keutuhan bangsa.

Penandatanganan Perjanjian Persatuan pada 22 Desember 1987 menjadi langkah penting untuk meredam kekerasan, memulihkan stabilitas nasional, serta membuka jalan bagi pembangunan ekonomi dan penguatan demokrasi. Meski tantangan masih berlanjut di tahun-tahun berikutnya, perjanjian tersebut menandai awal rekonsiliasi nasional.

Hari Persatuan Zimbabwe diperingati sebagai ajakan bagi seluruh warga untuk merayakan kebersamaan tanpa memandang ras, suku, agama, jenis kelamin, maupun afiliasi politik. 

Lebih dari itu, peringatan ini juga menjadi pesan bagi dunia tentang pentingnya persatuan, perdamaian, dan kerja sama demi masa depan yang aman dan sejahtera. 

Hari Orang Pendek Nasional

Mengutip dari laman National Today, 'Hari Orang Pendek Nasional' sebagai hari penting untuk dirayakan pada tanggal 22 Desember. Ini merupakan hari untuk seseorang mengakui kekurangannya dan bersenang-senang dengan orang-orang pendek di sekeliling kita.

Tahukah Anda kalau Napoleon Bonaparte yang terkenal pendek ternyata tidak sependek itu? Faktanya, tingginya sekitar 5 kaki 7 inci, yang merupakan tinggi untuk orang Prancis pada masanya.

Mitos Napoleon bertubuh pendek sebenarnya muncul karena Inggris suka menggambarkan musuh Prancisnya sebagai 'Boney kecil'.

Selain itu, karena Napoleon biasanya dikelilingi oleh tentara dari pengawalnya, yang tingginya bahkan lebih di atas rata-rata daripada dirinya, sehingga dia sering kali terlihat pendek.

Dalam otopsinya, tinggi Napoleon Bonaparte adalah 5 kaki 2 inci, tapi itu dalam inci Prancis yang lebih besar dari inci Inggris dan Amerika.

Orang pendek jelas sudah ada sejak lama, tapi klasifikasi orang pendek berbeda-beda tergantung pada periode waktu dan kebangsaan.

Di Amerika, tinggi rata-rata wanita dianggap 5 kaki 5 inci, sedangkan tinggi rata-rata pria adalah 5 kaki 10 inci. Sebagai perbandingan, rata-rata tinggi badan wanita di Tiongkok adalah 5 kaki 2 inci dan rata-rata tinggi badan pria adalah 5 kaki 6 inci.

Oleh sebab itu, pria yang mungkin dianggap pendek di Amerika bisa dianggap tinggi di Tiongkok, artinya tinggi dan pendek itu relatif.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6