Megawati Sebut Dapur Umum Baguna untuk Semua Korban Bencana Sumatra: Tak Ada Urusan Pilihan Partai

Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa keberadaan dapur umum Baguna PDIP sepenuhnya ditujukan untuk kepentingan kemanusiaan dan melayani seluruh korban bencana tanpa membedakan latar belakang politik.

Diterbitkan 19 Desember 2025, 17:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Dapur umum Baguna PDIP melayani semua korban bencana tanpa memandang latar belakang politik.
  • Dapur umum harus segera dibuka saat bencana melanda tanpa menunggu perintah.
  • Makanan yang disajikan di dapur umum harus hangat dan sesuai kondisi.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, mengatakan, dapur umum milik Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP diperuntukkan bagi seluruh masyarakat korban bencana di Sumatra, tanpa memandang latar belakang politik dan pilihan partai. ​

"Dapur umum itu tidak hanya untuk orang-orang partai, tidak. Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan di tempat kami. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan," kata Megawati dalam seminar bertajuk “Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban” yang digelar Baguna PDIP di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Menurut dka, tanpa harus ada perintah, saat bencana melanda maka dapur umum sudah harus ada.

"Di Baguna ini kan saya buat dapur umum. Jadi tidak ada perintah lagi, begitu Baguna turun, mereka harus segera buka dapur umum," tegas Megawati.​

Soal menu, Megawati juga memberi perhatian khusus bahwa semua harus disesuaikan. Jika kondisinya basah dan dingin, penyajian makanan haruslah yang hangat dan layak.​

"Pada waktu seperti sekarang, dapur umumnya harus menyediakan masakan yang hangat. Bukan masakan 'basah' dalam arti sebenarnya, tapi karena suasananya yang basah (hujan/banjir), maka makanan hangat sangat dibutuhkan," pesan Megawati kepada para anggota Baguna. ​

Menolong Tanpa Membedakan Pilihan Partai

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini (Risma) menegaskan, bantuan bencana tidak pernah melihat latar belakang partai. Menurut dia, hal itu dibuktikan saat PDI Perjuangan hadir bersama organisasi sayapnya, Baguna di lokasi bencana Aceh sejak hari pertama.

"Padahal di Aceh, PDIP tidak menang. Ibu Megawati selalu pesan bahwa ketika kita menolong rakyat, tidak boleh lihat lagi siapa dia yang kita tolong. Mau separtai, mau tim sukses, mau siapa, semua harus ditolong tanpa melihat latar belakang orang itu," kata Risma saat Seminar Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar di Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Risma menjelaskan, pesan dari sang ketua umum, tugas kemanusiaan di wilayah bencana adalah menolong tanpa melihat latar belakang pihak yang ditolong.

"Pesan ibu ketua umum, PDIP adalah partai yang selalu menangis dan tertawa bersama rakyat," tutur Risma.

Sigap

Risma menjelaskan, Baguna memiliki struktur sampai tingkat ranting sehingga sigap saat menghadapi bencana dan menolong korban bencana.

"Kalau ada bencana, mungkin pemerintah masih rapat, 'Mau ngapain nih kita?' Tapi kalau Baguna sudah datang ke tempat bencana itu. Meskipun hanya membawa mie dan aqua, tapi kepedulian ini karena perintah Ibu Megawati kita harus selalu menangis dan tertawa bersama rakyat," tegas Risma.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6