Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana Sumatera Terus Diperluas Human Initiative

Bantuan kemanusiaan untuk korban bencana Sumatera terus dilakukan secara bertahap dan diperluas.

Diterbitkan 14 Desember 2025, 05:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Human Initiative telah menjangkau 14.836 jiwa terdampak banjir di 25 kabupaten/kota Sumatera.
  • Bantuan meliputi makanan siap saji, sembako, hygiene kits, air bersih, dan layanan dapur umum.
  • Distribusi bantuan dilakukan bertahap, kolaboratif, dan memprioritaskan kelompok rentan.

Liputan6.com, Jakarta - Operasi kemanusiaan dalam respons banjir yang melanda berbagai wilayah di Sumatera terus dilakukan Human Initiative (HI).

"Hingga pembaruan data pada 13.12 WIB, Jumat 12 Desembr 2025, upaya bersama tim lapangan dan para mitra telah menjangkau 14.836 jiwa yang terdampak," ujar President HI Tomy Hendrajati dalam keterangan tertulis, Minggu (14/12/2025) melansir Antara.

"Kami telah hadir di 25 kabupaten/kota, mencakup 42 kecamatan dan 49 desa," sambung dia.

Menurut dia, tim lapangan dan para mitra telah menjangkau 14.835 jiwa yang terdampak. Angka ini menunjukkan besarnya kebutuhan di lapangan dan pentingnya percepatan bantuan bagi warga yang masih berada di wilayah tergenang maupun yang telah mengungsi.

"Kehadiran ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan masyarakat terdampak dapat menerima dukungan tepat waktu," ucap Tomy.

Dia mengatakan, dengan cakupan wilayah yang luas, tim di lapangan terus menyesuaikan strategi penanganan berdasarkan kondisi masing-masing daerah, termasuk aksesibilitas, tingkat genangan dan kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Ada pun, lanjut Tomy, jenis bantuan yang telah didistribusikan meliputi makanan siap saji untuk kebutuhan darurat, paket sembako atau paket makanan dan perlengkapan memasak.

"Selain itu "hygiene kits", "dignity kits", air bersih serta layanan dapur yang disiapkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga," kata dia.

 

Bantuan Didistribusikan Bertahap

Tomy menambahkan, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap sesuai prioritas, khususnya di wilayah dengan akses yang masih terbatas akibat tingginya muka air.

"Di lapangan, Tim Human Initiative bekerja bersama relawan lokal, pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengutamakan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia dan ibu hamil serta memastikan distribusi berjalan tertib dan aman," papar Tomy.

Selain distribusi, lanjut dia, tim juga terus melakukan pemetaan kebutuhan lanjutan untuk menyesuaikan respons dengan perkembangan situasi banjir.

"Human Initiative mengajak masyarakat untuk melanjutkan dukungan bagi para penyintas bencana banjir di Sumatera melalui donasi dan kolaborasi kemanusiaan," kata dia.

"Human Initiative mengajak semua berkolaborasi bersama untuk meringankan beban para penyintas melalui solusipeduli.org," tutup Tomy.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6