Alasan Pramono Pakai Jersey Persija saat Tinjau Kebakaran Terra Drone

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenakan jersey Persija Jakarta saat meninjau lokasi kebakaran Gedung Terra Drone, Selasa (9/10). Apa alasannya?

Diterbitkan 10 Desember 2025, 17:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan dirinya mengenakan jersey Persija Jakarta saat meninjau lokasi kebakaran Gedung Terra Drone, Selasa (9/10). Pramono datang secara mendadak karena langsung meninggalkan sebuah acara di Jakarta International Stadium (JIS) setelah menerima kabar terjadinya kebakaran.

“Saya lari-lari karena lagi acara match day dengan para duta besar dan Kementerian Luar Negeri, masih main sebagai pemain Persija. Ada berita itu, saya langsung menuju ke tempat kebakaran,” kata Pramono, di Gelora, Jakarta Pusat, Rabu (10/12/2025).

Pramono mengaku tidak sempat mengganti pakaian karena kondisi darurat dan keterbatasan waktu. Ia langsung bergerak menuju lokasi kejadian usai menerima informasi adanya kebakaran, bahkan sementara acara di JIS masih berlangsung.

Ia menegaskan bahwa prioritasnya saat itu adalah memastikan penanganan kebakaran dan kondisi korban.

Pramono sebelumnya hadir sebagai pemain dalam agenda match day bersama para duta besar dan pejabat Kementerian Luar Negeri. Karena panggilan darurat, ia tetap mengenakan jersei Persija yang sedang ia pakai dalam pertandingan persahabatan tersebut.

Tembus Kemacetan dengan Motor Patwal

Kepadatan lalu lintas Jakarta membuat Pramono memutuskan meninggalkan mobil dinas dan menumpang motor patroli pengawalan (patwal). Keputusan itu diambil agar ia bisa tiba di lokasi kebakaran secepat mungkin.

Karena terburu-buru, ia menekankan bahwa pilihan menggunakan motor patwal merupakan langkah paling efektif untuk menembus kemacetan dan mempercepat waktu kedatangan di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, Pramono meninjau puing-puing bangunan dan kondisi lapangan setelah kebakaran. Ia memastikan Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan, mulai dari biaya perawatan bagi korban luka hingga santunan pemakaman bagi korban meninggal dunia.

Setelah melakukan peninjauan, Pramono memberikan bantuan biaya perawatan bagi korban luka-luka dan santunan pemakaman bagi korban meninggal dunia.

 

Bentuk Tanggung Jawab sebagai Pemimpin

Pramono menegaskan bahwa kehadirannya di tengah kejadian darurat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepemimpinannya sebagai Gubernur Jakarta. Ia menekankan bahwa dirinya selalu berusaha hadir secara langsung dalam setiap insiden besar yang terjadi di wilayahnya.

“Dengan demikian, ya, apapun, saya ini kan merupakan karakter kepemimpinan yang saya pimpin di Jakarta. Jadi kalau ada kejadian, seperti di SMA yang pada waktu itu, maupun kemarin di kebakaran, ya, kalau memang masih bisa bertanggung jawab, ya, kami upayakan,” ungkap Pramono.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6