Menko Cak Imin Kunjungi Gayo Lues, Janji Maksimalkan Proses Pemulihan Pasca Bencana

pemulihan akses ke Gayo Lues menjadi salah satu hal yang diprioritaskan Pemerintah agar distribusi bantuan kepada masyarakat berjalan efektif dan efisien.

Diterbitkan 05 Desember 2025, 13:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Cak Imin meninjau Desa Palok, Gayo Lues, Aceh yang terisolir bencana.
  • Pemerintah prioritaskan pemulihan akses dan distribusi bantuan logistik.
  • Bantuan sembako, obat-obatan, dan Starlink telah didistribusikan via udara.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin didampingi Bupati Gayo Lues Suhaidi meninjau Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh pada Kamis (4/12). Desa ini masih terisolir akibat bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Barat, hingga Sumatera Utara.

Cak Imin juga mendistribusikan bantuan logistik sekaligus berdialog dengan masyarakat. Cak Imin memastikan setiap korban terdampak mendapatkan bantuan.

Menurutnya, pemulihan akses ke Gayo Lues menjadi salah satu hal yang diprioritaskan Pemerintah agar distribusi bantuan kepada masyarakat berjalan efektif dan efisien.

“Kita terus lakukan koordinasi dengan BNPB, anggota DPR RI, ada Komisi VIII, BNPB akan terus mengonsolidasikan dan mendorong bantuan agar terus masuk ke sini,” ucap Cak Imin seperti dikutip dari siaran pers, Jumat (5/12/2025).

Ketua Umum PKB ini berjanji, pemerintah akan terus mencurahkan perhatian pada percepatan penanganan infrastruktur pasca bencana. Terutama jalan yang putus, jalan nasional yang menghubungkan Gayo Lues dengan Medan.

Sebagai informasi, sejak Rabu (3/12/2025) hingga Kamis (4/12/2025) Kemenko PM telah mendistribusikan bantuan ke Gayo Lues dengan menggunakan pesawat udara.

Bantuan yang telah didistribusikan yakni sembako 1,38 ton, mi instan 100 kardus, obat-obatan 20 kg, biskuit 415 kg, selimut 100 lembar hingga satu unit starlink.

Data Terkini Bencana Sumatera

Diketahui, bencana banjir dan longsor membuat sekitar 14.000 warga mengungsi. Bencana hidrometeorologi ini juga membuat sejumlah jalan nasional dan jembatan terputus sehingga Gayo Lues yang didominasi pegunungan dan lembah menjadi terisolir. 

Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (4/12) per pukul 06.48 WIB, korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh mencapai 776 jiwa. 564 jiwa dinyatakan hilang, dan 2,6 ribu jiwa luka-luka.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6