Pimpinan DPR Soroti Dampak Bencana Banjir, Ajak Dunia Usaha Percepat Pemulihan Aceh-Sumut-Sumbar

Ia menegaskan bahwa duka harus diwujudkan dalam langkah nyata yang cepat, tepat, dan terukur.

Diterbitkan 04 Desember 2025, 16:25 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir ajak pelaku pasar modal bantu pemulihan pascabencana.
  • Ajakan ini untuk mewujudkan duka cita menjadi tindakan nyata di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
  • Kolaborasi pemerintah, lembaga keuangan, dan investor percepat pemulihan daerah terdampak.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mengajak pelaku industri pasar modal dan investor untuk turut memperkuat upaya pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ajakan tersebut ia sampaikan dalam acara di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/12).

Dalam kesempatan itu, Adies menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban dan kerusakan luas yang terjadi di tiga provinsi tersebut. Ia menegaskan bahwa duka harus diwujudkan dalam langkah nyata yang cepat, tepat, dan terukur.

"Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya untuk seluruh korban. Tetapi duka ini tidak boleh berhenti sebagai ucapan," ujar Adies.

"Kita membutuhkan tindakan nyata yang cepat, tepat, dan terukur. Karena itu saya mengajak para investor dan pelaku pasar modal untuk bersama-sama memperkuat pemulihan di Aceh, Sumut, dan Sumbar," tambahnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Adies di hadapan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, serta Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu yang turut hadir sebagai pembicara dalam forum tersebut.

Kehadiran para pemimpin otoritas keuangan ini memperlihatkan kuatnya perhatian sektor keuangan terhadap situasi nasional, termasuk dampak bencana.

 

Soroti Kondisi di Lapangan

Adies menyoroti beratnya kondisi di lapangan mulai dari akses jalan yang terputus, wilayah yang terisolasi, hingga terganggunya pasokan listrik dan jaringan telekomunikasi. Menurutnya, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendirian dalam menghadapi situasi ini.

"Dunia usaha memiliki kapasitas dan fleksibilitas yang dapat membantu mempercepat proses rehabilitasi dan pemulihan. Ini momentum bagi sektor swasta untuk menunjukkan kontribusi terbaiknya," tegasnya.

 

Dukungan

Ia berharap dukungan melalui program CSR maupun kemitraan strategis dari sektor keuangan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak.

"Ini bukan hanya tanggung jawab ekonomi. Ini adalah kerja kemanusiaan yang harus kita lakukan bersama," ujar Adies.

Adies menilai kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan investor akan mempercepat pemulihan tiga provinsi yang kini sedang berupaya bangkit dari dampak bencana.

Sumber: Henni Rachma Sari/Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6