Kapolri Terjunkan Tim Gabungan Usut Kayu Gelondongan di Banjir Bandang Sumatra

Sebelumnya, sebuah rekaman video viral memperlihatkan gelondongan kayu besar yang hanyut terbawa banjir bandang di Sumatera.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 19:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri dan KLHK bentuk tim gabungan selidiki asal kayu gelondongan viral di Sumatra.
  • Bareskrim Polri membentuk tim khusus untuk menelusuri asal-usul kayu tersebut.
  • KLHK menduga kayu itu bekas tebangan lapuk dari PHAT yang terseret banjir.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menanggapi soal viralnya gelondongan kayu besar yang terbawa banjir bandang di Sumatra. Dia memastikan Polri sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan. 

"Tadi ada pertanyaan terkait masalah penegakan hukum terkait dengan masalah temuan kayu gelondong yang sudah terkelupas, kami secara lisan sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan," kata Listyo Sigit saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (3/12/2025).

Listyo mengatakan, Polri dan KLHK akan menggelar rapat bersama untuk membentuk tim gabungan guna mendalami asal-usul kayu yang terlihat telah terkelupas. Rapat rencananya digelar pada Kamis, 3 Desember 2025.

"Besok kami akan melaksanakan rapat bersama untuk menurunkan tim gabungan untuk melakukan proses penyelidikan pendalaman terkait dengan peristiwa yang terjadi," ucap dia.

Tim gabungan dipastikan akan mengusut munculnya gelondongan kayu saat banjir tersebut.

“Tentunya apabila ada pelanggaran hukum, kita akan proses," tandas dia.

 

Bareskrim Turun Tangan

Sebelumnya, sebuah rekaman video viral memperlihatkan gelondongan kayu besar yang hanyut terbawa banjir bandang di Sumatera.

Bareskrim turun tangan melakukan penyelidikan dengan membentuk tim khusus untuk menelusuri asal-usul kayu tersebut.

Hal itu disampaikan Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen M Irhamni. "Sedang dibentuk tim penyelidikan," kata dia saat dihubungi, Selasa (2/12/2025).

Dia mengatakan, tim akan mengumpulkan informasi untuk memastikan asal-usul batang kayu tersebut.

"Sedang penyelidikan. Belum tahu asalnya," ujar dia.

Penyelidikan dilakukan untuk wilayah Sumatera Utara maupun Sumatera Barat, mengingat dua daerah itu terdampak banjir besar. "Iya (Sumut dan Sumbar)," ucap dia.

 

Viral

Sebagai informasi, media sosial diwarnai video viral kayu gelondongan besar hanyut terseret banjir di Sumatera. Kementerian Kehutanan angkat bicara.

Rekaman video yang diunggah di media sosial diduga berasal dari Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara memperlihatkan kayu-kayu gelondongan yang ikut terbawa banjir.

Sejumlah warganet mengaitkan kayu-kayu tersebut dengan fenomena deforestasi di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor dalam beberapa waktu terakhir.

Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Dwi Januanto Nugroho memberikan penjelasan mengenai asal muasal kayu tersebut.

Dugaan sementara, kayu-kayu itu bekas tebangan yang sudah lapuk dan kemudian terseret banjir. Pemeriksaan secara menyeluruh masih perlu dilakukan oleh tim Gakkum Kemenhut mengingat kejadian banjir masih terjadi sampai saat ini.

Dia menyebut kayu itu kemungkinan besar berasal dari Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) yang berada di areal penggunaan lain (APL).

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6