BNPB Kirim Bantuan Logistik ke 3 Kabupaten Terdampak Banjir di Aceh

Rincian bantuan itu berupa 60 koli sembako dan 10 koli makanan siap saji. Direncanakan pengiriman hari ini dilakukan sebanyak dua sortie.

Diterbitkan 30 November 2025, 09:28 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BNPB kirim bantuan logistik via helikopter dan pesawat ke tiga kabupaten di Aceh.
  • Bantuan meliputi sembako, makanan siap saji, genset, Starlink, dan kebutuhan pokok lainnya.
  • Bencana hidrometeorologi landa 16 kabupaten/kota Aceh, sebabkan korban jiwa dan isolasi daerah.

Liputan6.com, Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan logistik menggunakan helikopter dan pesawat ke Kabupaten Aceh Tamiang, Bener Meriah dan Aceh Tengah pada Sabtu (29/11/2025). Helikopter diberangkatkan melalui Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara.

"Pada sortie pertama helikopter ini memuat bantuan dengan total seberat 588 kilogram," jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan pers, Minggu (30/11/2025).

Rincian bantuan itu berupa 60 koli sembako dan 10 koli makanan siap saji. Direncanakan pengiriman hari ini dilakukan sebanyak dua sortie.

Abdul menambahkan, BNPB juga menerbangkan pesawat jenis Cessna Caravan PK-SNG melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Provinsi Aceh. Bantuan ini akan mendarat di Bandara Rembele yang terletak di Kabupaten Bener Meriah.

"Pada sortie pertama, membawa bantuan logistik dan peralatan berupa Indomie 50 karton, Eprokal 5 karton, Naraga 7 karton, Genset 2 unit, Starlink 2 unit dan BBM 20 liter untuk nantinya didistribusikan ke Kabupaten Bener Meriah," jelas Abdul.

"Untuk sortie kedua, bantuan berupa Familly food 20 dus, Hygen kit 10 dus, selimut 1 karung, Kelambu 1 karung, Sarung 1 karung, Tanggo 3 dus, Pembalut 3 dus, popok bayi 1 dus dan perlengkapan telkom 4 koli," imbuh dia.

Lebih lanjut, Abdul merinci untuk pengiriman ke Aceh Tengah, sortie pertama bantuan logistik berisi Indomie 50 karton, Eprokal 5 karton, Naraga 10 karton, Genset 1 unit dan Starlink 1 unit.

"Untuk sortie kedua, Beras 2 karung, Familly food 20 dus, Hyegen kit 10 dus, selimut 1 karung, Kelambu 1 karung, Sarung 1 karung, Tanggo 3 dus, Pembalut 3 dus dan popok bayi 1 dus," dia menandasi.

16 Kabupaten dan Kota di Aceh Dilanda Bencana

Bencana hidrometeorologi di Aceh terjadi sejak Rabu (19/11/2025). Sebagian besar kejadian ini dipicu curah hujan tinggi, angin kencang, dan kondisi geologi labil yang berdampak pada banjir, tanah bergerak, serta longsor.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), bencana hidrometeorologi di Aceh sudah terjadi pada 16 kabupaten atau kota, yakni Pidie, Aceh Besar, Pidie Jaya, Aceh Tamiang.

Kemudian, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh Barat, Subulussalam, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.

Musibah ini telah berdampak pada 3.817 kepala keluarga (KK) atau 119.988 jiwa, dan 6.998 KK atau 20.759 jiwa diantaranya sudah mengungsi.

Bencana banjir di Aceh telah menelan 22 korban jiwa, yakni di Kabupaten Aceh Tengah 15 orang, Aceh Utara empat orang, Bener Meriah satu orang, Aceh Tenggara dua orang.

Tak hanya itu, dua kabupaten juga dilaporkan terisolir yakni Aceh Tengah dan Bener Meriah. Karena, akses menuju kedua daerah tersebut telah putus total akibat tanah longsor.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6