HUT ke-80 Pemuda Katolik: Dari Doa, Bantuan, hingga Harapan untuk Anak Panti Asuhan

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menjelaskan peringatan delapan dekade Pemuda Katolik harus diisi dengan tindakan nyata.

Diterbitkan 16 November 2025, 00:52 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pemuda Katolik rayakan HUT ke-80 dengan kunjungan sosial ke panti asuhan.
  • Aksi ini wujud kepedulian nyata, bukan sekadar rutinitas ulang tahun.
  • Kunjungan bertujuan meringankan beban dan memberi semangat anak-anak panti.

Liputan6.com, Jakarta - Pengurus Pusat Pemuda Katolik punya cara tersindiri untuk merayakan hari jadinya ke-80 tahun. Organisasi itu turun langsung ke Panti Asuhan Pelayanan Kasih Bakti Mandiri di Jakarta, membawa bantuan dan menghabiskan waktu bersama anak-anak panti.

Kunjungan pada, Sabtu 15 November 2025 berlangsung hangat. Anak-anak panti tampak antusias menyambut kedatangan para pengurus. Gelak tawa dan permainan sederhana mengisi kegiatan yang digelar sepanjang siang.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menjelaskan peringatan delapan dekade Pemuda Katolik harus diisi dengan tindakan nyata.

Dia menyebut, setiap anak berhak mendapat ruang tumbuh yang aman dan penuh perhatian agar bisa menata masa depan dengan percaya diri. Pesan itu ia sampaikan langsung kepada anak-anak panti yang hadir.

"Anak-anakku, teruslah belajar, teruslah bermimpi. Kalian adalah cahaya masa depan yang akan membawa perubahan. Jangan pernah ragu pada diri kalian, sebab Tuhan telah menanamkan talenta yang indah dalam diri masing-masing dari kalian," kata Gusma dalam keterangannya, Minggu (16/11/2025).

Menurut Gusma, aksi sosial ini bukan rutinitas ulang tahun, melainkan bentuk kepedulian organisasi terhadap kelompok yang membutuhkan.

"Kami berharap kunjungan kasih hari ini dapat sedikit meringankan beban panti asuhan dan memberikan kehangatan bagi anak-anak di sini. Senyuman mereka adalah pengingat bagi kita semua bahwa kebaikan sekecil apa pun memiliki dampak yang mendalam," ujar dia.

 

Bantuan

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu operasional panti dan memberi semangat bagi anak-anak yang dibina di sana. Pemuda Katolik menutup rangkaian kegiatan dengan doa bersama dan penyerahan bantuan.

"Semangat pro ecclesia et patria terus menjadi landasan gerak organisasi, sementara spirit ad maiora natus sum menjadi dorongan untuk senantiasa melangkah menuju hal-hal yang lebih besar, lebih mulia, dan lebih berdampak bagi Gereja, bangsa, dan sesama," tandas dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6