Ketahuan Mau Tawuran, 15 Remaja di Citayam Justru Ditangkap Warga Depok yang Mengaku Kesal

Rencana tawuran yang berawal dari ajakan melalui media sosial berhasil digagalkan oleh warga.

Diterbitkan 11 November 2025, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Warga Depok menangkap 15 remaja hendak tawuran di Jalan Raya Citayam.
  • Para remaja pelajar ini janjian tawuran melalui media sosial.
  • Polsek Pancoran Mas membina, memanggil orang tua, dan memulangkan mereka.

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah warga yang mengaku kesal menangkap 15 remaja yang hendak melakukan tawuran di Jalan Raya Citayam, Depok pada Senin 10 November 2025 malam.

Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, di mana para remaja itu langsung digiring ke Polsek Pancoran Mas.

"Iya beberapa remaja diamankan, mereka berstatus pelajar, tapi mereka belum sempat melakukan tawuran," kata dia di Depok, Selasa (11/11/2025).

Made mengungkapkan, para remaja tersebut memang berencana untuk melakukan tawuran dari ajakan melalui media sosial pada Senin malam. "Para pelajar janjian di medsos. ajakan 'ayo nonton kita di gang langgar'," cerita dia.

Mereka, kata Made, berencana akan saling serang dengan sistem dua lawan dua, maupun tiga lawan tiga. Warga pun melihat para remaja yang berkumpul dan hendak tawuran tersebut, mereka kesal dan mencoba menangkap. Beberapa para remaja ada yang kabur, tapi ada juga yang ditangkap warga.

"Iya jadi belum tawuran, warga sudah datang dan menangkap yang ada disitu," jelas dia.

"Ada 15 remaja yang diamankan warga," sambungnya.

 

Orang Tua Dipanggil

Made menuturkan, remaja yang diserahkan ke Polsek Pancoran Mas, dilakukan pendataan dan dimintai keterangan. Dari hasil pemeriksaan, diketahui, dua kelompok remaja yang akan melakukan tawuran merupakan kelompok dari dua sekolah yang berbeda.

Polsek Pancoran Mas telah memanggil orang tua dan perwakilan sekolah dari anak yang diamankan maupun akan melakukan tawuran.

Polsek Pancoran Mas memberikan pembinaan dan meminta orang tua untuk lebih memperhatikan anaknya.

“Sudah dipanggil orang tua dan dibuat pernyataan, semuanya saat ini sudah dipulangkan,” pungkas Made.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6