10 November Hari Apa Selain Hari Pahlawan? Berikut Daftar Peringatan yang Harus Kamu Ketahui!

Setiap tanggal 10 November, yang jatuh pada hari ini, Senin (10/11/2025), baik di Indonesia maupun dunia memiliki sejumlah peringatan penting.

Diterbitkan 10 November 2025, 06:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setiap tanggal 10 November, baik di Indonesia maupun dunia memiliki sejumlah peringatan penting. Mulai dari refleksi sejarah, kampanye global, ilmu pengetahuan dan perdamaian.

Di Indonesia, 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan Nasional. Sebuah momentum untuk mengenang perjuangan para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan.

Hari ini, Senin (10/11/2025) menjadi pengingat bahwa nilai keberanian, patriotisme, dan persatuan harus terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.

Di tingkat global, hari ini, Senin (10/11/2025) juga diperingati sebagai Hari Akuntansi Internasional. Peringatan ini mengapresiasi peran penting para akuntan dalam menjaga transparansi keuangan, stabilitas bisnis, hingga akuntabilitas publik.

Tak kalah menarik, hari ini dunia memperingati Hari Imunisasi Sedunia untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya vaksinasi dalam mencegah penyakit berbahaya.

Peringatan ini menegaskan bahwa imunisasi merupakan salah satu langkah paling efektif untuk melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak.

Hari Sains untuk Perdamaian dan Pembangunan juga ditetapkan oleh UNESCO pada hari ini. Peringatan ini mengajak masyarakat dunia menyadari bahwa ilmu pengetahuan memiliki peran besar dalam menciptakan kesejahteraan, mendorong inovasi, dan membangun dunia yang lebih aman serta berkelanjutan.

Selain itu, 10 November ini juga diperingati sebagai Hari Keratoconus Sedunia. Momentum untuk kampanye global bagi masyarakat dunia tentang kesadaran mengenai keratoconus.

Melalui rangkaian peringatan tersebut, kita diajak melihat bahwa semangat keberanian, pengetahuan, dan solidaritas global merupakan satu kesatuan nilai yang perlu dijaga bersama.

Berikut sederet peringatan yang jatuh pada tanggal 10 November dihimpun oleh Tim News Liputan6.com dari berbagai sumber:

 

1. Hari Pahlawan Nasional

Setiap 10 November, masyarakat Indonesia memperingati Hari Pahlawan Nasional. Peringatan ini untuk menghormati para pejuang yang gugur membela kemerdekaan.

Peringatan Hari Pahlawan diisi dengan upacara bendera, ziarah ke makam pahlawan, doa bersama, serta berbagai kegiatan bertema kepahlawanan seperti lomba dan seminar sejarah.

Penetapan Hari Pahlawan Nasional tidak lepas dari peristiwa paling heroik dalam sejarah perjuangan Indonesia, yakni Pertempuran Surabaya pada tahun 1945. Pertempuran itu terjadi setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945.

Peringatan peristiwa 10 November 1945 sebagai Hari Pahlawan setiap tahun menjadi momen untuk memperkuat ingatan kolektif bangsa.

Pahlawan menjadi teladan di berbagai tingkatan dan aktivitas masyarakat, yang pada gilirannya menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air.

Semangat pembangunan bangsa dan negara tercermin dalam upaya mewujudkan Asta Cita, dengan fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan untuk menjaga dan memajukan Indonesia sebagai bangsa yang merdeka

 

2. Hari Akuntansi Internasional

Dilansir National Day Calendar, pada 10 November, Hari Akuntansi Internasional menyoroti peran vital profesi akuntansi sekaligus mengapresiasi kontribusi para akuntan dalam membantu bisnis sebagai organisasi tumbuh serta beroperasi dengan baik.

Mengutip laman National Today, sejarah akuntansi sudah berlangsung sejak ribuan tahun lalu. Catatan dari Mesopotamia sekitar 5.000 SM menunjukkan bahwa masyarakat pada masa itu telah menggunakan sistem pencatatan untuk memantau pertukaran barang di kuil-kuil.

Praktik serupa juga ditemukan di Mesir Kuno dan Babilonia, namun bukti lengkap berasal dari era Kekaisaran Romawi, yang mencatat secara rinci berbagai aspek seperti pendataan negara, pengeluaran, hingga distribusi komoditas.

Bidang akuntansi telah mengalami perkembangan besar sejak pertama kali muncul pada era pra-modern.

Kemajuannya semakin pesat pada Abad Pertengahan hingga masa Renaisans, dan Hari Akuntansi Internasional sendiri diperingati untuk menandai terbitnya sebuah karya penting abad ke-15 yang ditulis oleh matematikawan asal Italia.

 

3. Hari Imunisasi Sedunia

Mengutip laman National Today, Hari Imunisasi Sedunia, yang diperingati setiap tanggal 10 November, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya vaksinasi dalam mencegah berbagai penyakit jangka panjang.

Vaksin juga berperan penting dalam menanggulangi pandemi, contohnya pada kasus Covid-19 yang sempat menginfeksi jutaan orang. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk semakin sadar akan pentingnya imunisasi demi menjaga kesehatan bersama.

Meskipun imunisasi telah terbukti membawa manfaat besar bagi kesehatan masyarakat, muncul berbagai gugatan hukum terkait vaksin yang berdampak pada menurunnya keuntungan produsen dan berkurangnya jumlah perusahaan yang memproduksi vaksin.

Gelombang sentimen anti-vaksin dan penurunan produksi ini mulai mereda setelah Amerika Serikat menerapkan program kompensasi Cedera Vaksin Nasional pada tahun 1986.

Namun demikian, upaya tersebut belum sepenuhnya mampu menghapus penolakan terhadap vaksin, karena kelompok anti-vaksin masih tetap ada di berbagai negara.

 

4. Hari Sains untuk Perdamaian dan Pembangunan

Mengutip laman United Nations, Hari Sains untuk Perdamaian dan Pembangunan yang diperingati pada hari ini menekankan betapa pentingnya peran sains dalam kehidupan masyarakat, sekaligus mendorong keterlibatan publik dalam berbagai isu ilmiah yang terus berkembang.

Dengan mempererat hubungan antara sains dan publik, peringatan ini bertujuan memastikan masyarakat selalu mendapatkan informasi terbaru mengenai kemajuan ilmu pengetahuan.

Peringatan ini juga menyoroti kontribusi para ilmuwan dalam memperdalam pemahaman kita akan bumi yang luar biasa namun rentan, serta dalam mendukung terciptanya masyarakat yang lebih berkelanjutan.

Momentum ini menjadi kesempatan untuk mendorong semua pihak, mulai dari pemerintah, media, hingga pelajar, untuk terlibat dalam upaya memanfaatkan sains bagi perdamaian dan pembangunan.

UNESCO pun mengajak masyarakat di seluruh dunia untuk berpartisipasi dan mengadakan kegiatan atau acara khusus guna merayakan Hari Sains Sedunia ini.

 

5. Hari Keratoconus Sedunia

Melansir laman National Today, Hari Keratoconus Sedunia diperingati setiap 10 November sebagai inisiatif dari National Keratoconus Foundation yang bernaung di Gavin Herbert Eye Institute, UC Irvine.

Peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman publik mengenai keratoconus atau K.C, sebuah kelainan mata non-inflamasi yang memengaruhi kornea, kondisi di mana kornea perlahan kehilangan bentuk bulat alaminya, menipis, dan melemah hingga menonjol menjadi bentuk kerucut yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius.

Kasus keratoconus pertama kali dicatat pada tahun 1748 oleh dokter mata Jerman, Burchard Mauchart, melalui disertasinya yang menyebut kelainan tersebut sebagai staphyloma diaphanum.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6