Mahfud Md Datang ke Istana di Tengah Agenda Pelantikan Komite Reformasi Polri

Mahfud Md menghadiri acara di Istana Kepresidenan Jakarta atas undangan Presiden Prabowo Subianto, di tengah kabar bahwa dirinya akan dilantik sebagai anggota Komite Reformasi Polri.

Diterbitkan 07 November 2025, 15:47 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mahfud Md tiba di Istana, dipanggil Presiden Prabowo.
  • Ia dikabarkan akan dilantik sebagai Komite Reformasi Polri.
  • Otto Hasibuan konfirmasi dirinya dan 8 orang lain akan bergabung.

Liputan6.com, Jakarta Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/10/2025).

Mahfud dikabarkan akan dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai anggota Komite Reformasi Polri.

Berdasarkan pantuan Liputan6.com, Mahfud tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pukul 15.20 WIB. Mantan calon wakil presiden itu mengenakan setelan jas dan dasi bewarna biru muda.

Saat ditanya, Mahfud mengaku dirinya hanya disuruh datang ke Istana pada Jumat sore ini. Dia tak mengetahui apakah akan dilantik menjadi Komite Reformasi Polri.

"Ya tidak tahu saya diminta datang karena dipanggil presiden suruh datang," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

"Tadi malam saya ditelepon tapi tidak diberi tahu apa, mau pakai batik disuruh pakai jas saja," sambungnya.

Mahfud mengatakan dirinya mendapat informasi bergabung menjadi anggota Komite Reformasi Polri pada 40 hari lalu. Namun, dia enggan mengungkapkan posisinya.

"Udah lama dulu, sudah 40 hari lalu," ucap Mahfud.

Otto Hasibuan Akan Dilantik

Wakil Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan membenarkan dirinya akan dilantik menjadi anggota Komite Reformasi Polri yang dibentuk Prabowo. Menurut dia, komite tersebut akan beranggotakan 9 orang.

"Ya, posisinya di mana kita kan belum tahu. Tapi saya diminta untuk satu dalam tim lah maksudnya Tim (Komite) Reformasi Polri ini, gitu," kata Otto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (7/11/2025).

"Saya dengar sembilan orang, tapi persisnya bagaimana, kita belum tahu," sambungnya.

Dia menyampaikan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas juga akan menjadi anggota Komite Reformasi Polri.

Otto belum mengetahui secara detail siapa saja jajaran kabinet yang masuk komite tersebut.

"Yang saya tahu hanya Pak Yusril dan juga mungkin Pak Menteri Hukum ya, Pak Suprahman ya. Yang lain belum (tahu)," ujarnya.

Otto menjelaskan mantan Kapolri juga akan bergabung menjadi anggota Komite Reformasi Polri dan pakar hukum. Salah satunya, mantan Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md.

Sejumlah Pejabat Sudah Hadir

"Waktu itu Pak Presiden mengatakan unsurnya ya, unsurnya akan ada diambil dari beberapa mantan Kapolri dan ada dari beberapa tokoh hukum. Nah itu yang pernah disampaikan oleh Presiden jauh hari sebelumnya. Sehingga kita diberitahukan, Pak Mahfud supaya masuk dalam tim. Ya saya tidak bertanya lagi siapa yang masuk. Tapi saya tahu unsurnya itu siapa saja," jelas Otto.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, sejumlah pejabat negara yang sudah hadir di Istana yakni, Menteri Dalam Negeri sekaligus mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, Penasihat Khusus Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat dan Reformasi Kepolisian, Ahmad Dofiri.

Kemudian, Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie. Mereka datang memakai setelan jas lengkap dan dasi biru.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6