Prabowo akan Gunakan Pesawat Airbus A400M untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Menurut Prabowo, salah satu fungsi utama dari pesawat A400M memang untuk evakuasi korban, baik kebencanaan ataupun daerah konflik.

Diterbitkan 03 November 2025, 16:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo: A400M siap untuk misi kemanusiaan, termasuk evakuasi korban di Gaza.
  • Indonesia menerima A400M pertama dari dua unit pesanan, unit kedua dikirim 2026.
  • A400M multifungsi: kargo, evakuasi medis, tanker udara, dan pemadam kebakaran.

Liputan6.com, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pesawat A400M dapat digunakan untuk misi kemanusiaan, termasuk penugasan operasi ke Gaza, Palestina. Hal itu disampaikannya usai acara serah terima pesawat ke Panglima TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

"Ini bisa (dilibatkan untuk misi kemanusiaan Gaza). Ini bisa juga tanker udara," tutur Prabowo kepada wartawan, Senin (3/11/2025).

Menurut Prabowo, salah satu fungsi utama dari pesawat A400M memang untuk evakuasi korban, baik kebencanaan ataupun daerah konflik.

"Saya kira lebih nanti berpengaruh atau lebih berperan dalam evakuasi yang luka-luka, yang perlu operasi, dan sebagainya," jelas dia.

Prabowo pun telah menginstruksikan TNI untuk melengkapi pesawat A400M dengan modul ambulans udara. Tidak ketinggalan penambahan unit tim kesehatan agar dalam setiap misi kemanusiaan Indonesia dapat hadir membantu negara lain.

"Kita bikin modul operasi udara, operasi ambulans udara, dan TNI saya perintahkan untuk menambah batalion-batalion kesehatan," Prabowo menandaskan.

Siap Jadi Armada Multifungsi

Adapun proses serah terima pesawat A400M sebelumnya dilakukan di fasilitas Airbus di Seville, Spanyol. Pesawat ini merupakan unit pertama dari dua pesawat A400M yang dipesan Indonesia pada tahun 2021, dengan unit kedua dijadwalkan akan dikirimkan pada tahun 2026.

Indonesia sendiri akan mengkaji potensi mengintegrasikan perangkat pemadam kebakaran atau firefighting kit pesawat A400M yang baru dikembangkan pada kedua pesawat tersebut.

Perangkat modular roll-on/roll-off ini memungkinkan pesawat A400M untuk dikonfigurasi dengan cepat menjadi pesawat pemadam kebakaran udara, yang mampu membawa hingga 20.000 liter air atau bahan retardant dalam satu kali misi.

Kapabilitas baru tersebut akan secara signifikan meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menanggulangi kebakaran hutan di wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Pesawat A400M yang diserahkan ke Indonesia memiliki konfigurasi untuk berbagai misi, termasuk angkutan kargo, transportasi pasukan, evakuasi medis (MEDEVAC), dan misi kemanusiaan. Pesawat ini mampu mengangkut muatan maksimum hingga 37 ton, mencakup helikopter, kendaraan, dan bantuan logistik.

Untuk misi rata-rata dengan muatan 30 ton, A400M dapat terbang sejauh 2.400 mil laut, mencakup seluruh wilayah kepulauan Indonesia dari Jakarta.

Dirancang untuk fleksibilitas operasional, pesawat A400M mampu beroperasi di landasan pacu yang pendek maupun tidak beraspal, serta berfungsi sebagai pesawat multiperan untuk pengisian bahan bakar di udara, menjadikannya pengganda kekuatan yang dapat memperluas jangkauan operasional TNI AU.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6