Kapolri Kunjungi Pesantren An-Nur, Tekankan Pentingnya Jaga Persatuan

Menurut Listyo, semangat santri harus tetap hidup, terutama dalam menjaga nilai kebangsaan dan menolak segala bentuk perpecahan.

Diterbitkan 30 Oktober 2025, 23:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri tekankan sinergi umara-ulama demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia.
  • Semangat santri penting untuk menjaga nilai kebangsaan dan menolak perpecahan.
  • Persatuan dan kesatuan modal utama capai Indonesia Emas 2045.

Liputan6.com, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya sinergi antara umara dan ulama. Pesan itu disampaikan Listyo saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Kabupaten Malang, Kamis (30/10/2025).

"Jadi kalau umara dan ulama bersama-sama, tentu kita pastikan negara Indonesia ini akan menjadi maju dan sejahtera," kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (30/10/2025).

Silaturahmi ini sendiri, kata dia, juga sekaligus dalam rangka momen memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada tanggal 22 Oktober 2025, lalu.

Menurut Listyo, semangat santri harus tetap hidup, terutama dalam menjaga nilai kebangsaan dan menolak segala bentuk perpecahan.

Dia mengingatkan, Indonesia kini menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, ia menekankan perlunya gotong royong untuk menjaga tujuan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“Bergotong-royong untuk bisa menyelesaikan apa yang menjadi tujuan besar mewujudkan tujuan nasional, mewujudkan Indonesia yang makmur, sejahtera dan mencapai cita-cita bersama menuju Indonesia yang kita harapkan Indonesia Emas 2045," ujar Listyo.

 

Rawat Persatuan

Listyo menegaskan, modal utama untuk mencapai hal tersebut adalah menjaga dan merawat bingkai nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

"Dan kita bersama mungkin ini yang harus selalu kita ingatkan, harus selalu kita jaga bahwa persatuan dan kesatuan tentunya menjadi modal yang penting," ucap Listyo.

Menurut Listyo, persatuan dan kesatuan adalah kunci untuk menghadapi ancaman yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Di sisi lain, Listyo berharap dengan terjalinnya silaturahmi, para Ulama dan tokoh agama dapat memberikan masukan maupun doa kepada Polri maupun seluruh anggotannya agar dapat dilancarkan dalam melaksanakan tugasnya dimanapun.

"Tentunya harapan kami dengan silaturahmi-silaturahmi dengan pertemuan-pertemuan yang ada ini tentunya kita bisa saling mengisi. Bisa saling mengingatkan dan kami juga tentunya butuh untuk diberikan masukan, nasihat. Sehingga kami semua jajaran institusi Polri terus bisa melaksanakan tugas pokok kami dengan sebaik-baiknya," tandas dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6