Kepala BGN: India Akan Bantu Tingkatkan Kualitas Pelayanan MBG di Indonesia

MBG sudah akan melayani 40 juta penerima manfaat.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 22:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BGN akan meminta bimbingan teknis dari India untuk program makan bergizi gratis.
  • India dijadikan role model untuk MBG karena pengalaman dan kualitas layanan.
  • Program MBG telah menjangkau 40 juta penerima manfaat di 13.514 SPPG.

Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan pihaknya akan meminta bimbangan teknis dari India untuk meningkatkan pelayanan makan bergizi gratis (MBG) di Indonesia.

Menurut dia, BGN menjadikan India sebagai role model atau contoh dalam pelaksnaan program MBG.

"Ya, kita kan, sebelum kita melaksanakan program makan bergizi, kita berkunjung ke India, melihat role model (MBG) di India. Dan saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia," kata Dadan usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Dia menyampaikan BGN akan mempelajari soal pengawasan dam peningkatan kualitas MBG dari India. Terlebih, India sudah lebih dulu menjalankan program MBG dibandingkan Indonesia.

"Lebih banyak mungkin nanti ke pengawasan, pengembangan institusi, peningkatan kualitas layanan, dan lain-lain," ujarnya.

 

40 Juta Penerima Manfaat

Di sisi lain, Dadan melaporkan bahwa jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sudah mencapai 13.514 yang tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten, dan 7.022 kecamatan. Dia menuturkan MBG sudah akan melayani 40 juta penerima manfaat.

"Dan hari ini penyerapan anggaran makan bergizi sudah mencapai Rp 35,6 triliun, sudah mencakup 50,1%. Dan kita kejar terus target sampai akhir tahun, mudah-mudahan 82,9 juta bisa kita layani di akhir tahun," tutur Dadan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6