Kasad Maruli Siap Kirim Pasukan ke Gaza: Tentara Kita Dipandang Baik di Luar Negeri

Pernyataan ini menanggapi komitmen Presiden Prabowo di KTT ASEAN terkait pengiriman pasukan ke wilayah tersebut.

Diterbitkan 28 Oktober 2025, 19:31 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyatakan, TNI AD siap menerjunkan personel ke Gaza sebagai pasukan perdamaian. Pernyataan ini menanggapi komitmen Presiden Prabowo di KTT ASEAN terkait pengiriman pasukan ke wilayah tersebut.

"Itu kan sudah ada declarenya dari presiden, bahwa kita Indonesia akan siap untuk itu. Ya kami sudah coba tata-tata sampai gimana kalau misalnya itu keputusan itu ada perintah untuk dilaksanakannya, kami siap," kata Maruli, Selasa (28/10/2025).

Menurut Maruli, TNI sudah memiliki pengalaman banyak dalam menjalankan misi perdamaian di negara lain. Karakter prajurit TNI yang dinilai ramah oleh negara lain membuat prajurit mudah diterima oleh masyarakat setempat.

Hal itu lah, kata Maruli, yang membuat TNI selaku sukses selama menjalankan misi kemanusiaan atau operasi militer selain perang (OMSP) di beberapa negara.

"Jadi kultur kita beda dengan kultur-kultur tentara lain, sehingga kita bisa cukup dipandang baik di luar," jelas Maruli.

Hingga saat ini, Maruli masih menunggu keputusan dari presiden dan Kementerian Pertahanan untuk menjalankan misi perdamaian di Gaza.

TNI Siapkan Satgas Gabungan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menyatakan, TNI telah menyiapkan satgas gabungan untuk misi kemanusiaan di Gaza. Satgas ini memiliki kemampuan khusus, mulai dari konstruksi hingga layanan kesehatan.

Hal tersebut dikatakan Freddy saat ditanya tentang kesiapan TNI mengirim pasukan perdamaian ke Gaza sesuai dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto.

"Pasukan yang kemungkinan akan dilibatkan, dapat terdiri dari unsur Satgas gabungan TNI yang memiliki kemampuan Zeni Konstruksi kaitannya dengan pembenahan infrastruktur, dukungan kesehatan lapangan, Rehabilitasi aspek psikologi," kata Freddy.

Menurut Freddy, pasukan dari satuan Zeni TNI AD sangat dibutuhkan untuk memulihkan infrastruktur yang rusak akibat perang di kawasan Gaza.

Selain satuan Zeni, kehadiran tenaga kesehatan dari TNI juga diperlukan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara fisik dan psikis para korban perang.

Tidak lupa TNI juga akan menerjunkan pasukan pengamanan guna memastikan operasi misi perdamaian yang dilakukan di Gaza berjalan dengan aman.

Walau seluruhnya sudah disiapkan, Freddy mengatakan TNI akan tetap menunggu perintah pemerintah pusat untuk kepastian pengiriman pasukan perdamaian.

"Intinya, TNI siap melaksanakan setiap keputusan pemerintah dengan profesional, proporsional, dan tetap menjunjung tinggi prinsip perdamaian serta kepentingan nasional Indonesia, berdasarkan pada legal standing nasional dan internasional," jelas Freddy.

Prabowo Minta TNI Siapkan Pasukan untuk Dikirim ke Gaza

Presiden Prabowo Subianto meminta TNI menyiapkan pasukan perdamaian untuk dikirim ke Gaza, Palestina. Permintaan ini disampaikan Prabowo sebelum menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang membahas perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10/2025).

"Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan hal tersebut bahwa kalau memang kemudian tercapai kesepakatan ke arah yang baik dalam artian terjadi perdamaian dan kemudian salah satu konsekuensinya adalah kita, Indonesia, diminta untuk ikut serta membantu mengirimkan pasukan perdamaian," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada wartawan usai rapat, Minggu malam.

"Dan juga dibahas dan diminta (Presiden) kepada tadi Alhamdulillah yang hadir adalah Wakil Panglima TNI untuk juga mulai mempersiapkan diri. Manakala dibutuhkan kita sudah siap," sambungnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6