Menteri Maruarar dan Pimpinan DPR Tinjau Program BSPS di Karawang, Pastikan Berjalan Sesuai Target

Dalam kunjungan, keduanya melihat sejumlah rumah warga penerima bantuan yang saat ini memasuki tahap awal pembongkaran.

Diterbitkan 28 Oktober 2025, 04:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wakil Ketua DPR dan Menteri PKP meninjau program BSPS di Karawang.
  • Program BSPS membantu 834 rumah MBR di Karawang, 400+ dari aspirasi Saan.
  • Pembangunan ditargetkan rampung Desember 2025, pastikan kualitas dan tepat waktu.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait, meninjau pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Sarijaya, Kecamatan Majalaya, Kab. Karawang, Senin (27/10).

Dalam kunjungan, keduanya melihat sejumlah rumah warga penerima bantuan yang saat ini memasuki tahap awal pembongkaran.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, terdapat 14 rumah di Desa Sarijaya terdapat yang menerima bantuan BSPS, sedangkan secara keseluruhan Kabupaten Karawang mendapatkan alokasi sebanyak 834 rumah, dengan lebih dari 400 rumah merupakan hasil aspirasi langsung dari Saan Mustopa.

Sosok karib disapa Ara itu menjelaskan, Program BSPS merupakan bantuan stimulan pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tujuannya, agar tempat yang mereka tinggali menjadi layak dan sehat untuk ditempati.

"Pemerintah menekankan pentingnya menjaga kualitas bangunan serta kekompakan tim pelaksana di lapangan agar program berjalan tepat sasaran," kata Ara dalam keterangan diterima, Selasa (28/10/2025).

 

Bentuk Nyata Kehadiran Negara

Sementara itu, Wakil Katua DPR RI, Saan Mustopa menyampaikan, program BSPS merupakan bentuk nyata kehadiran negara yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Banyak warga yang rumahnya sebelumnya tidak layak kini bisa memiliki tempat tinggal yang lebih baik, lebih nyaman, dan lebih manusiawi,” ujar Saan.

Saan menegaskan, penyelesaian pembangunan harus sesuai jadwal, mengingat sebagian penerima bantuan saat ini masih menumpang sementara di rumah keluarga atau kerabat.

“Pekerjaan harus selesai tepat waktu. Kita harus memastikan masyarakat segera bisa menempati rumah barunya dan menikmati hasil program ini dengan layak,” dia memungkasi.

 

Rampung Desember

Sebagai informasi, berdasarkan rencana, pembangunan rumah-rumah penerima bantuan BSPS di Karawang akan rampung pada 8–15 Desember 2025.

Diketahui, kunjungan kerja menjadi bukti nyata kolaborasi antara Kementerian PKP dan DPR RI, khususnya dalam memastikan program perumahan rakyat berjalan efektif, tepat waktu, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6