Ledakan Gedung Farmasi di Tangsel Bukan Berasal dari Bom atau Bahan Peledak

Ledakan terjadi Gedung Nucleus Farma di Jalan Jombang Raya Nomor 18 B, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, pada Rabu (8/10) malam. Tim gegana melakukan sterilisasi lokasi dan mendapatkan sejumlah temuan.

Diterbitkan 09 Oktober 2025, 10:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ledakan terjadi di Gedung Nucleus Farma pada Rabu malam.
  • Polisi memastikan ledakan bukan bom dan tidak ada korban jiwa.
  • Penyebab ledakan masih diselidiki bersama Puslabfor Bareskrim Polri.

Liputan6.com, Jakarta - Ledakan terjadi di Gedung Nucleus Farma di Jalan Jombang Raya Nomor 18 B, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, pada Rabu (8/10) malam. Polisi memastikan ledakan gedung farmasi tersebut bukan berasal dari bom dan bahan peledak.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan sterilisasi terhadap tempat kejadian perkara ini, tidak ditemukan adanya bom atau residu bahan peledak di tempat kejadian perkara," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor DH Inkiriwang, Kamis (9/10/2025).

Viktor memastikan tidak ada korban jiwa atau luka-luka akibat ledakan tersebut. Untuk penyebab terjadinya ledakan, pihaknya juga akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bersama ahli dari Puslabfor Bareskrim Polri.

"Kami juga perlu terangkan bahwa dari kejadian ini tidak ditemukan adanya korban meninggal dunia dan juga tidak ditemukan adanya korban luka-luka," katanya.

Polisi telah memeriksa sekitar sembilan orang saksi-saksi yang sudah dilakukan pemeriksaan secara intensif di Polres Pondok Aren maupun di Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

"Tentunya kami akan menangani ini secara profesional. Kemudian kami akan melakukan penyelidikan supaya dapat menyimpulkan apa yang menjadi penyebab ledakan ini," kata Victor.

Kronologi Ledakan Gedung Farmasi

Ledakan Gedung Nucleus Farma di Jalan Jombang Raya Nomor 18 B, Pondok Pucung berawal dari laporan masyarakat.

"Awalnya Polsek Pondok Aren mendapatkan laporan dari masyarakat adanya kejadian dugaan ledakan ini pada pukul 20.30 WIB," kata Victor.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Victor pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pengamanan.

"Mengamankan sekitar TKP untuk memastikan bahwa di sekitaran TKP steril, kemudian melakukan pengamanan bahwa masyarakat juga dipastikan aman," katanya.

Victor juga telah berkoordinasi dengan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Metro Jaya untuk memeriksa dan melakukan sterilisasi sekitar TKP.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6