Profil dr Benjamin Paulus Octavianus, Mantan Stafsus Prabowo Kini Jabat Wamenkes

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri dan Wakil Negeri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.

Diterbitkan 08 Oktober 2025, 15:26 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo melantik dr Benny Octavianus sebagai Wakil Menteri Kesehatan.
  • Pelantikan berdasarkan Keppres Nomor 32 M Tahun 2025 di Istana Negara.
  • dr Benny adalah dokter spesialis paru dan mantan staf khusus Menteri Pertahanan.

Liputan6.com, Jakarta- Presiden Prabowo Subianto melantik dr Benjamin Paulus Octavianus atau Benny sebagai Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes). Pelantikan dilakukan di Istana Negara Jakarta.

Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 32 M Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri dan Wakil Negeri Negara Kabinet Merah Putih periode Tahun 2024-2029.

Prabowo lalu memimpin pembacaan sumpah jabatan dr Benny sebagai Wamenkes. Dia berjanji akan menjalankan tugas sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi etika jabatan.

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-perundangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara," kata dr Benny membacakan sumpah jabatan, Rabu (8/10/2025).

dr Benny berjanji akan menjalankan tugas sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi etika jabatan.

"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tangung jawab," ucapnya.

Profil Benjamin Paulus Octavianus

dr Benjamin Paulus Octavianus atau Benny lahir pada 13 September 1963. Dia merupakan putra dari pendiri Yayasan Persekutuan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Batu, Malang Jawa Timur, Pdt. Dr. Petrus Octavianus.

dr Benny merupakan seorang dokter spesialis paru dengan pengalaman panjang dalam menangani berbagai penyakit saluran pernapasan.

Perjalanan pendidikannya dimulai di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia, tempat dia meraih gelar dokter umum pada tahun 1994.

Gairahnya terhadap ilmu paru-paru kemudian membawanya melanjutkan studi spesialis Pulmonologi di Universitas Brawijaya, Malang. Dia menyelesaikan studinya pada tahun 2004.

Selama praktiknya, dr Benny dikenal memberikan pelayanan medis yang berfokus pada konsultasi dan penanganan penyakit paru. Dia menjadi salah satu dokter paru yang dipercaya oleh banyak pasien di Jakarta.

dr Benny pernah menjadi staf khusus bidang kesehatan Menteri Pertahanan. Saat itu, Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6