Pesan Tegas Jenderal Bintang Empat Usai Marak Pelajar Keracunan MBG, Dapur Milik Polri Harus Zero Accident

Kapolri mengingatkan uji teliti food security yang menjadi kekhasan SPPG Polri terus dilakukan dan dijaga.

Diterbitkan 23 September 2025, 16:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kasus keracunan makanan bergizi gratis (MBG) marak terjadi pada pelajar.
  • Kapolri instruksikan SPPG Polri harus zero accident dan jaga kualitas.
  • Polri telah membangun 617 SPPG, melayani 2,1 juta penerima manfaat.

Liputan6.com, Jakarta Kasus pelajar mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) marak terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Terbaru, tiga ratusan pelajar SD, Mts, SMP, SMK di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, mengalami gejala diduga keracunan usai mentajp

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jangan sampai terjadi kasus keracunan MBG karena masakan yang didistribusi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polri

"Tunjukkan bahwa SPPG Polri ini zero accident," kata Kapolri saat meresmikan SPPG Polres Semarang di Pabelan, Kabupaten Semarang. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (23/9/2025).

Kualitas Kontrol Harus Dijaga

Kapolri mengingatkan uji teliti food security yang kekhasan SPPG Polri terus dilakukan dan dijaga.

"Selalu lakukan kontrol kualitas melalui food security," tambahnya.

Begitu juga dalam proses memasak, distribusi, hingga makanan sampai ke siswa. Makanan yang disajikan tetap higienis dan bergizi.

Polri Bangun 617 SPPG

Hingga saat ini, menurut dia, Polri telah membangun 617 SPPG yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

SPPG sebanyak itu, kata dia, sudah mampu melayani sekitar 2,1 juta penerima manfaat serta menyerap lebih dari 30 ribu tenaga kerja.

SPPG Polri Akan Bertambah

Hingga akhir 2025, ia memastikan jumlah SPPG Polri masih akan terus bertambah untuk memaksimalkan dukungan terhadap program MBG.

Sementara itu, SPPG Polres Semarang di Pabelan, Kabupaten Semarang, akan melayani sekitar 3.977 siswa dari 21 sekolah di sekitarnya.

Saat ini, Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy menyebut polres ini sudah membangun dua SPPG, yakni di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan dan Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6