Momen Pendemo di Monas Kejang-Kejang saat Suarakan Aspirasi, Dokter Polisi Langsung Turun Tangan

Seorang pendemo massa Aliansi Ikatan Pelopor Penerus Reformasi mengalami kejang-kejang saat mengikuti unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Diperbarui 18 September 2025, 17:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pendemo kejang di Monas, tim Dokkes Polres sigap beri pertolongan pertama.
  • Kapolres tekankan pengamanan humanis, utamakan kemanusiaan saat bertugas.
  • Aksi unjuk rasa berjalan damai, massa tertib dan kooperatif.

Liputan6.com, Jakarta Seorang pendemo dari Aliansi Ikatan Pelopor Penerus Reformasi mengalami kejang-kejang saat mengikuti unjuk rasa di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro membeberkan kronologi demonstran pada pukul 14.47 WIB mengalami kejang yang diduga akibat epilepsi saat menyuarakan aspirasi.

"Menyadari hal itu, personel Dokkes Polres Metro Jakarta Pusat yang sudah disiagakan langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama," kata Susatyo melalui keterangan pers diterima, Kamis (18/8/2025).

Dokter Polisi Disiagakan

Susatyo memastikan, pihaknya menyediakan tim medis di setiap titik aksi unjuk rasa. Tujuannya, keselamatan semua pihak, baik peserta aksi maupun petugas adalah hal prioritas.

"Kami minta massa tidak mengerumuni lokasi karena yang dibutuhkan dalam situasi darurat adalah ruang gerak dan ketenangan dan alhamdulillah, massa kooperatif," lanjut Susatyo.

Setelah diberikan pertolongan awal, peserta akhirnya disadarkan dan diarahkan untuk beristirahat di luar area aksi, demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

 

Pengamanan Harus Humanis

Atas kejadian itu, Susatyo berpesan aparat bersiaga saat pengamanan unjuk rasa bertugas dengan rasa humanis dan rasa kemanusiaan dalam setiap pengamanan aksi.

"Kami tidak hanya hadir sebagai aparat pengamanan. Kami juga manusia, saudara sebangsa. Saat ada yang membutuhkan bantuan, siapa pun dia, tugas kami adalah menolong. Karena pada akhirnya, kemanusiaan harus selalu didahulukan," pesan dia.

Demo Berjalan Damai

Sementara itu, Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki Respati, turut mengapresiasi sikap tertib para peserta aksi yang dinilai cukup dewasa dalam menyampaikan aspirasi.

“Aksi ini berlangsung damai dan terorganisir. Terima kasih kepada adik-adik dan seluruh elemen yang telah menjaga ketertiban. Bahkan saat terjadi insiden medis, semua bisa dikendalikan tanpa kepanikan,” ujarnya.

Sebagai informasi, demo hari ini sudah selesai dengan aman dan tertib. Massa membubarkan diri secara damai, dan sempat menyampaikan ucapan terima kasih secara langsung kepada aparat kepolisian atas pengamanan serta respons cepat terhadap insiden yang terjadi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Berbagai aksi demonstrasi terjadi di Jakarta dan Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026, melibatkan mahasiswa dan elemen masyarakat dengan tuntutan beragam serta lokasi yang berbeda.
    Demo
  • Pendemo
  • Kejang-kejang