Demo Hari Ini, 5.000 Pengemudi Ojol Bakal Geruduk Istana hingga Gedung DPR

Bertepatan dengan hari transportasi nasional yang jatuh pada 17 September, sebanyak 5.000 driver ojek online atau ojol akan menggelar aksi unjuk rasa.

Diterbitkan 17 September 2025, 07:38 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • 5.000 driver ojol akan demo pada 17 September 2025.
  • Aksi akan menyambangi Istana, Kemenhub, dan DPR RI.
  • Tuntutan utama meliputi RUU Transportasi Online dan potongan aplikator 10%.

Liputan6.com, Jakarta - Bertepatan dengan hari transportasi nasional yang jatuh pada 17 September, sebanyak 5.000 driver ojek online atau ojol akan menggelar aksi unjuk rasa. 

"Akan ada 5.000 yang terlibat aksi," kata Yudha perwakilan dari kelompok Ojol Garda Indonesia saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (17/9/2025).

Yudha menjelaskan, rute dari aksi demo ojol ini akan menyambangi tiga titik. Mulai dari Istana, Kementerian Perhubungan, dan berakhir di Gedung DPR RI.

"Kami akan berangkat bersama, titik kumpulnya di Mako Tekab Indonesia di Jakarta Pusat. Otw Istana baru ke Kemenhub satu per satu, titik akhir di DPR RI," jelas Yudha.

Yudha mengungkap, kelompok massa aksi adalah driver ojek online karenanya aksi ke tiga titik akan berlangsung bak konvoi ribuan motor.

"Iya ada (konvoi)," ungkap dia.

Sebagai imbauan dari aksi unjuk rasa, Yudha menyarankan agar warga Jakarta memilih moda transportasi alternatif pada Rabu 17 September 2025. 

"Sebab, sebagian besar transportasi online akan mematikan aplikasi secara masif sebagai bentuk solidaritas pergerakan aksi demontrasi ojek online ke Kemenhub, Istana dan DPR RI," dia menandasi.

 

Tuntutan Aksi 179

Diketahui, berikut tujuh tuntutan yang akan disuarakan kelompok pengemudi ojek online pada aksi yang dinamakan 179: 

1. RUU Transportasi Online agar masuk pada Prolegnas 2025-2026. 

2. Potongan Aplikator 10% Harga Mati. 

3. Regulasi Tarif Antar Barang dan Makanan. 

4. Audit Investigatif potongan 5% yang telah diambil oleh aplikator. 

5. Hapus Aceng, Slot, Multi Order, Member Berbayar dll. 

6. Copot Menteri Perhubungan

7. Kapolri Usut Tuntas Tragedi 28 Agustus 2025. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6