Konflik Ferry Irwandi dan TNI Selesai usai Ditelepon Kapuspen, Kedua Pihak Saling Memaafkan

Perseteruan CEO Malaka Project Ferry Irwandi dinyatakan selesai. Ferry mengaku Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah untuk saling mengklarifikasi masalah.

Diperbarui 13 September 2025, 20:39 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perseteruan CEO Malaka Project Ferry Irwandi dinyatakan selesai. Ferry mengaku Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah untuk saling mengklarifikasi masalah.

Kabar penyelesaian masalah itu diunggah Ferry dalam akun Instagram pribadinya. Dalam unggahannya, Ferry mengatakan kedua pihak sepakat bahwa masalah yang terjadi hanyalah kesalahpahaman.

"Saya sudah dihubungi via telpon dengan Kapuspen TNI bapak Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah. Terjadi dialog antara saya dan beliau, yang intinya ada banyak kesalahpahaman di antara situasi ini," kata Ferry dalam keterangan seperti dikutip dari akun instagram pribadinya, Sabtu (13/9/2025). Liputan6.com sudah mendapatkan izin untuk mengutip menjadi pemberitaan.

Ferry Irwandi dan TNI Saling Memaafkan

Dalam perbincangan itu, kata Ferry, Freddy Ardianzah menyampaikan permohonan maaf atas situasi yang sempat menyeret namanya. Ferry juga mengaku meminta maaf atas kegaduhan yang berimbas pada institusi TNI.

"Beliau meminta maaf atas situasi yang terjadi kepada saya dan yang harus saya hadapi, begitu juga sebaliknya, saya juga sudah meminta maaf atas situasi yang terjadi pada tubuh TNI saat ini," ucap dia.

"Banyak prajurit yang memang sangat mencintai negara ini dan melindungi warga negaranya saat ini, saya masih percaya itu," sambung dia.

Ferry memastikan tak ada lagi tindak lanjut hukum yang ditujukan kepadanya. Dia menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak yang tetap solid. Ferry juga mengajak semua pihak kembali fokus pada persoalan utama.

"Jadi kenkawan sudah tidak ada tindak lanjut hukum apapun kedepannya terhadap saya, saya terima kasih dukungan teman-teman semua, mari kita fokus ke tuntutan, kenkawan kita yang masih ditangkap dan teman-teman kita yang masih belum tahu nasibnya dimana," tandas dia

Liputan6.com mencoba mengkonfirmasi terkait postingan ini ke Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah. Hingga berita ini ditulis, belum mendapatkan respons dari TNI.

Jenderal TNI Berniat Laporkan Ferry Irwandi ke Polisi

Sebelumnyam, Komandan Satuan Siber (Dansatsiber) TNI, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Juinta Omboh (J.O) Sembiring tiba-tiba mendatangi Polda Metro Jaya, Senin (8/9/2025). Dia bicara tentang CEO Malaka Project Ferry Irwandi.

Juinta Omboh mengaku kedatangannya untuk berkonsultasi dengan jajaran polisi di Polda Metro Jaya. Hasil diskusi, ada dugaan pidana yang dilakukan oleh Ferry Irwandi.

“Konsultasi kami ini terkait dengan kami menemukan beberapa fakta-fakta dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh saudara Ferry Irwandi," kata Juinta Omboh (J.O) Sembiring kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin.

Dia menjelaskan, dugaan itu diketahui setelah tim patroli siber melakukan penelusuran. Namun, Juinta Omboh (J.O) Sembiring belum berkenan membeberkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Ferry Irwandi.

"Nanti kan ada penyidikan, nanti biar kita lanjutkan," ujar dia.

Dia berencana mengambil langkah hukum. "Sebagai warga negara yang taat dengan hukum, kami tentunya mengedepankan hukum, sehingga atas dugaan tindak pidana tersebut Kami akan melakukan langkah-langkah hukum," ucap dia.

Perlawanan Ferry Irwandi

Ferry Irwandi menanggapi indikasi pidana yang membuat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Juinta Omboh (J.O) Sembiring mendatangi Polda Metro Jaya.

Ferry Irwandi mengatakan, sikap yang disampaikan murni pemikiran dan kegelisahannya atas kondisi negara ini.

"Saya sampaikan satu hal, ide tidak bisa dibunuh atau dipenjara,” ucap Ferry melalui akun instagram pribadinya, Senin (8/9/2025).

Ferry juga menegaskan akan menghadapi semua tuntutan dengan tenang. Dia mengaku bakal menghadapi dengan modal keberanian.

"Oh ya satu lagi, saya siap menghadapi semuanya, tenang saja, saya tidak pernah dididik jadi pengecut atau penakut," tegasnya.

Ferry mengirim pesan ke Brigjen Juinta. Ferry membantah pernah dihubungi oleh pihak Brigjen Juinta.

“Dear jenderal. Saya tidak lari kemana-kemana, setelah nomor saya didoxxing pun saya gak pernah ganti nomor, jadi sampai sekarang kalau bilang pernah coba kontak, saya tidak pernah dikontak. Terima kasih,” ujar Ferry Irwandi melalui akun instagram pribadinya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6