Liputan6.com, Jakarta Kebakaran jadi salah satu ancaman yang kerap menghantui masyarakat, khususnya di kawasan padat penduduk. Rumah-rumah yang berdempetan, instalasi listrik tidak teratur, hingga penggunaan peralatan dapur yang kurang aman sering memicu insiden fatal.
Oleh karena itu, kesadaran masyarakat untuk mewaspadai potensi kebakaran harus terus ditingkatkan. Salah satunya dengan menyediakan sarana penanggulangan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalankan program Gerakan Masyarakat Punya APAR (GEMPAR) yang diperkuat Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2025.
Program ini mewajibkan setiap ASN Pemprov DKI punya APAR di rumah masing-masing, serta mendorong kepemilikan APAR di berbagai organisasi masyarakat seperti RT/RW, Karang Taruna, dan FKDM.
Advertisement
Sejumlah warga menyambut positif program GEMPAR. Agung, salah satu warga RT 04/RW 04, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mengatakan pengadaan APAR, khususnya di lingkungan padat penduduk sangat penting.
“Bagus banget. Apalagi di wilayah padat penduduk seperti ini rawan, minimal harus ada APAR. Kalau hanya pakai air, kadang justru membuat api makin besar. Jadi, keberadaan APAR sangat penting,” ujarnya kepada Liputan6.com.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346804/original/075804500_1757650240-Kawasan_Padat_Penduduk.jpg)
Senada, warga RT 04 lainnya, Edi Utomo, mengungkapkan, keberadaan APAR membuat hati lebih tenang. Warga pun lebih siaga menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran. “Bagus dan bermanfaat ya. Apalagi, untuk lingkungan padat. Kalau ada APAR, kita jadi lebih tenang karena bisa mencegah api sebelum meluas,” ucapnya.
Menurut Edi, masyarakat perlu mendapat edukasi cara menggunakan APAR. Pasalnya, tak semua orang tahu cara pakainya, seperti harus mempertimbangkan arah angin.
"Jangan sampai salah arah saat menyemprot APAR. Kalau salah, malah makin parah,” tambahnya.
Efektif Cegah Kebakaran Sejak Dini
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346805/original/078808500_1757650240-Warung_Pecel_Lele.jpg)
Warga Kebon Sirih bernama Zahri mengaku terbantu dengan keberadaan APAR. Peristiwa kebakaran warung pecel lele yang pernah terjadi di wilayahnya berhasil ditangani berkat APAR milik RT 04.
“Belum lama, karena lupa matiin kompor. Kebakar sih tempat pancinya, langsung nyamber dah tuh ke tempatnya. Dia kan dagang semi kayu gitu ya. Jadi, semuanya kebakar. Alhamdulilah bisa diatasi pakai APAR sama air,” kenang Zahri.
Cerita serupa datang dari Ketua RT 04 RW 04 Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Feri. Ia menceritakan pernah terjadi insiden kebakaran di dapur salah satu warga. Beruntung, APAR membantu memadamkan api sebelum merembet lebih jauh.
“Pernah ada kejadian kebakaran di rumah. Bisa ditangani dengan APAR, karena dapurnya doang yang kebakaran, jadi bisa dicegah secara mandiri,” tutur Feri.
Feri menegaskan pengadaan APAR di setiap lingkungan menjadi hal yang sangat penting, bahkan setara dengan kebutuhan dasar hidup masyarakat.
“Jadi, perlu banget ya. Minimal satu RT, satu gitu. Memang itu kebutuhannya, kalau saya bilang sama sama juga dengan kebutuhan pokok gitu. Apalagi, musim di Jakarta nggak menentu, kadang hujan, kadang panas. Nah, itu kan juga jadi pemicu ya,” kata Feri.
Rini, warga RT 07/RW 04, Kebon Sirih, berharap program GEMPAR terus berlanjut lengkap dengan perawatan APAR. “Semoga program ini berkelanjutan. Pemerintah tetap memperhatikan maintenance APAR, jangan sampai masyarakat dibebani biaya isi ulang,” ujarnya.
Advertisement
Lebih Banyak Lebih Baik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346806/original/082228200_1757650240-Gubernur_DKI_Jakarta.jpg)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan pengadaan APAR di setiap wilayah sangat penting. Karena itu, dirinya menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) tentang satu RT satu alat pemadam kebakaran ringan (APAR).
"Kami mendorong agar setiap RT punya APAR. Dengan demikian, ini menjadi modal awal yang luar biasa di Jakarta, terutama di daerah padat penduduk," kata Pramono.
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Mustofa, menyampaikan bahwa ketersediaan APAR di wilayah Kebon Sirih sudah mencapai 70 persen.
“Sudah ada APAR. Kalau dipersentasekan ya sekitar 70%. Pokoknya lebih banyak lebih baik,” terang Mustofa.
Perkuat Penanggulangan Kebakaran dengan Redkar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346807/original/086345500_1757650240-Relawan_Kebakaran.jpg)
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara mengatakan, sinergi masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam mencegah dan menangani kebakaran.
Salah satu ujung tombak penting adalah kehadiran Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), yang kini berjumlah 2.323 orang di seluruh Jakarta. Redkar berperan sebagai mitra strategis yang siap siaga menghadapi potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.
“Redkar adalah kekuatan sosial masyarakat yang tumbuh dari kesadaran kolektif. Mereka tidak hanya bertugas saat darurat, tetapi juga aktif dalam edukasi dan simulasi penanggulangan kebakaran,” ujar Bayu dikutip dari laman Pemprov DKI Jakarta.
Di sisi infrastruktur, Jakarta kini memiliki 933 hidran kota dan 48 hidran mandiri yang tersebar di lima wilayah kota administratif. Distribusi hidran ini terus diperkuat agar respons terhadap kebakaran bisa dilakukan lebih cepat.
“Pemprov DKI Jakarta tetap menekankan pendekatan solutif dan kolaboratif. Edukasi masyarakat, simulasi penanggulangan, serta kesiapan infrastruktur akan terus ditingkatkan agar risiko kebakaran dapat ditekan secara signifikan,” tutur Bayu.
(*)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8475678/original/062240100_1782386179-cek_fakta_bansos_PKH_-_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3887554/original/ACg8ocKiMb03_qT234RD5FpuA1iRcgXuEtq_NBAwlDAFJ0j462Xtpd0%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5346803/original/071539100_1757650240-Warga_Jakarta_Pusat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/836/original/072087300_1545939912-IMG_20180420_135756_758.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264054/original/059677500_1782070488-Spain_s_Mikel_Oyarzabal_celebrates_with_teammate_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263848/original/006023700_1782021745-000_B7RA6WF.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263734/original/051420000_1781976439-063_2282511619.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8505254/original/095572100_1782426499-063_2283328466.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504503/original/041176000_1782425341-063_2283330296.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8504502/original/063769000_1782425340-000_B8CR3CG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263472/original/073317600_1781931669-AP26171138768328-Paraguay_Piala_Dunia_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263981/original/061969400_1782040041-063_2282521575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259732/original/038298000_1781511216-000_B7396ZD.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263772/original/067560900_1782010379-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258990/original/029859700_1781430570-AP26154680263164.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407256/original/046658400_1782290239-150838.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8402168/original/090408000_1782284299-150771.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261321/original/034850200_1781695698-WhatsApp_Image_2026-06-12_at_16.44.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336064/original/065648400_1782206724-IMG_1609.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257083/original/063600800_1781194889-siaranpers_pemprov_dki-20260611220603_engu4y_744.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256275/original/043072300_1781151920-Pram.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3011480/original/007074200_1578019581-pesingg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261955/original/080489900_1781763842-Padat_Karya.jpeg)