Bahlil Irit Bicara, Zulhas Pilih Diam Saat Ditanya soal Anggota DPR yang Sudah Dinonaktifkan Tapi Terima Gaji

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan partainya akan mengevaluasi status Adies Kadir yang meski sudah dinonaktifkan dari anggota DPR masih menerima gaji, namun belum bisa memastikan langkah PAW. Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memilih bungkam saat ditanya soal nasib PAW kadernya.

Diterbitkan 02 September 2025, 08:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Adies Kadir dinonaktifkan Golkar dari anggota dan pimpinan DPR sejak 1 September 2025.
  • PAN menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari DPR mulai 1 September 2025.
  • Penonaktifan ini bertujuan memperkuat disiplin dan etika anggota partai.

Liputan6.com, Jakarta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menanggapi singkat soal Adies Kadir yang masih menerima gaji, padahal sudah dinonaktifkan partai sebagai anggota DPR.

Bahlil mengatakan akan melakukan evaluasi di internal Partai Golkar.

"Iya nanti kita lihat," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 1 September 2025.

Saat ditanya peluang Partai Golkar melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Adies Kadir, Bahlil tak dapat memastikannya.

Dia menyebut untuk saat ini, Partai Golkar masih menonaktifkan Adies Kadir dari jabatan anggota DPR.

"Kemarin dari DPP Golkar seperti yang sudah disampaikan Sekjen bahwa Pak Adies Kadir sudah dinonaktifkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai PAN Zulkifli Hasan hanya bungkam saat dicecar soal PAW Eko Patrio dan Uya Kuya di DPR. Kedua kader PAN itu juga dinonaktifkan dari anggota DPR.

 

Golkar Nonaktifkan Adies Kadir Sebagai Anggota Sekaligus Pimpinan DPR

DPP Partai Golkar menonaktifkan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Adies Kadir sebagai anggota dan juga pimpinan DPR. Penonaktifan Adies berlaku sejak 1 September 2025. 

"DPP Partai Golkar menegaskan upaya partai untuk memperkuat disiplin dan etika bagi Anggota DPR RI dari Partai Golkar. Berdasarkan pertimbangan itu, Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar resmi menonaktifkan saudara Adies Kadir sebagai Anggota DPR dari Fraksi Partai GOLKAR, terhitung sejak Senin, 1 September 2025,” demikian siaran resmi Goolkar pada Minggu (31/8/2025).

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Bahlil Lahadila dan Sekjen Sarmuji. Menurut Sarmuji, penonaktifan Adies tidak hanya sebagai anggota tapi juga sebagai pimpinan DPR.

“(Status pimpinan) nonaktif juga,” kata Sarmuji terpisah.

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya Sebagai Anggota DPR

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan melalui surat resmi yang ditandatangani bersama Wakil Ketua Umum Viva Yoga, memutuskan untuk menonaktifkan dua kadernya, Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai anggota dewan di Senayan.

"Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) sebagai Anggota DPR RI dari Fraksi PAN DPR RI, terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025," tulis pria karib disapa Zulhas kepada awak media, Minggu (31/8/2025).

Atas nama partainya, Zulhas mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan persoalan ini secara tepat, cepat dan selalu berpihak kepada rakyat serta untuk kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

"PAN juga berkomitmen untuk terus mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat untuk menjadi kebijakan dan program-program pemerintah agar sesuai dengan aspirasi masyarakat dan dapat bermantaat but masyarakat secara langsung," ungkap Zulhas.

Zulhas memastikan, PAN terus memperjuangkan kepentingan rakyat di lembaga legislatif sebagai komitmen memjaga tugas-tugas konstitusional.

"PAN menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan kontrol serta pengawasan, agar pemerintahan dan tata kelola Negara dapat berjalan secara efektit, efisien, dan berdampakpada kemajuan dan kemakmuran bangsa," Zulhas menandasi.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6