Momen Prabowo Peluk Orang Tua Affan Kurniawan Saat Melayat ke Rumah Duka

Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (pengemudi ojol) yang tewas dilindas rantis Brimob saat demo 28 Agustus 2025.

Diterbitkan 30 Agustus 2025, 03:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melayat ke rumah duka almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (pengemudi ojol) yang tewas dilindas rantis Brimob saat demo 28 Agustus 2025.

Presiden Prabowo tiba di rumah duka Affan di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (29/8/2025), pukul 21.16 WIB. Setibanya di rumah duka, Prabowo bertemu dengan kedua orang tua Affan. Dia pun langsung menyalami dan merangkul ayah Affan.

"Turut berbelasungkawa ya," kata Prabowo, Jumat malam (29/8/2025).

Setelah itu, dia menyalami ibu Affan. Sang ibu sempat menangis di hadapan Prabowo terkait anaknya terlindas rantis Brimob. Prabowo pun memeluk ibu Affan.

"Baik-baik ya Bu," ucap Prabowo.

Setelah berbincang dengan orang tua Affan, Prabowo pun meninggalkan rumah duka. Dia tampak didampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita atas wafatnya pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam aksi demontrasi, Kamis 28 Agustus 2025.

Dia memastikan pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga Affan dan memberi perhatian khusus kepada orang tua, adik, dan kakaknya.

"Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya," kata Prabowo saat menyampaikan pernyataan pers melalui sebuah video, Jumat (29/8/2025).

 

Prabowo Mengaku Prihatin

Prabowo mengaku sangat prihatin dan sedih atas peristiwa tersebut. Prabowo pun telah memerintahkan agar insiden Affan Kurniawan diusut secara tuntas dan transparan.

"Sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan saya sudah perintahkan agar insiden tadi malam diusut secara tuntas dan transparan," ujarnya.

Prabowo juga meminta petugas yang berbuat diluar kepatutan dan ketentuan berlaku ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

"Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," jelas Prabowo.

Disisi lain, dia meminta masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara di Indonesia. Dia mengingatkan masyarakat agar tak memberikan ruang dan izin kepada kelompok yang berniat membuat kerusuhan.

"Kita harus waspada kita harus tenang dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan," ucap Prabowo.

 

Tangis Ibu Affan Kurniawan Saat Bertemu Presiden Prabowo: Anak Saya Udah Enggak Ada

Sebelumnya, tangis ibu almarhum Affan Kurniawan, Herlina pecah saat Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke rumahnya di Jalan Blora, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025).

Affan Kurniawan merupakan pengemudi ojek online (pengemudi ojol) yang tewasa dilindas kendaraan taktis atau mobil rantis Brimob saat demo 28 Agustus 2025.

Presiden Prabowo memeluk ibu Affan yang sudah menangis. Kepada Prabowo, Sang ibu mengatakan anaknya kini sudah meninggal.

"Anak saya udah enggak ada, Pak," kata Herlina sambil menangis tersedu-sedu, Jumat (29/8/2025).

Prabowo pun menenangkan Herlina dengan mengelus-elus pundaknya. Dia juga menyampaikan belasungkawa dan menyesalkan kejadian yang menimpa Affan.

"Saya turut berbela sungkawa, saya juga sangat menyesali," tutur Prabowo sembari menggengam tangan ibunda Affan.

Prabowo juga sempat merangkul ayah Affan yang menangis karena wafatnya sang anak. Sang ayah mengaku percaya dengan Prabowo untuk mengusut kasus yang menimpa Affan.

"Saya turut bela sungkawa. Baik-baik ya, ujar Prabowo kepada ayah almarhum Affan.

"Kita percaya sama Bapak," ucap ayah Affan.

"Nggak nyangka Bapak bisa kesini," imbuh ayah almarhum Affan.

Pihak keluarga juga menyampaikan kepada Prabowo harapan agar kasus ini dapat diusut tuntas.

"Ini sudah takdir, tapi keadilan, kita keluarga, mohon ditegakkan," kata pihak keluarga almarhum.

"Pasti. Pasti," jawab Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6