Jakarta Segera Bangun RS Internasional di Cakung, Warga Sambut Positif

Pembangunan RS Royal Batavia di Cakung disambut positif warga sekitar. Kehadiran rumah sakit ini dianggap mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, lengkap, dan berkualitas.

Diperbarui 29 Agustus 2025, 09:24 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fasilitas kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap meluncurkan fasilitas kesehatan berstandar internasional, yaitu RS Royal Batavia Cakung. Rumah sakit ini akan menjadi RSUD pertama bertaraf internasional dengan mengusung konsep smart hospital dan one stop living.

Peresmian inisiasi RS Royal Batavia Cakung dilakukan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia, Pratikno, di Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (25/8/2025). Langkah ini menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI untuk melakukan rebranding RSUD dengan standar internasional.

Antusiasme Warga

Pembangunan RS Royal Batavia di Cakung disambut positif warga sekitar. Kehadiran rumah sakit ini dianggap mampu menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, lengkap, dan berkualitas.

Tony (40), Ketua RT 19 di Rusun Tower Cakung Barat, yang lokasinya bersebelahan dengan lahan pembangunan, menyampaikan kegembiraannya.

"Tentunya warga sini sangat antusias, karena selama ini kita kalau mau ke rumah sakit itu kan nggak ada yang deket. Jauh ke Jakarta Utara atau ke RS Persahabatan. Jadi kalau ini sudah ada, otomatis kita nggak jauh-jauh lagi kan. Perasaannya jadi semua warga itu hampir menyambut antusias dengan rumah sakit ini. Semuanya sangat senang," jelas Tony.

Hal senada disampaikan Damara (27), warga lain yang berprofesi sebagai sekuriti. "Dengan adanya perubahan nama menjadi rumah sakit bertaraf internasional pasti harapannya pelayanannya akan lebih bagus ya. Fasilitasnya juga lebih bagus. Jadi kalau ada yang sakit pasti akan lebih cepat penanganannya karena selama ini kan warga yang sakit harus dirujuk ke rumah sakit lain kalau rumah sakit kecil di sini nggak bisa mengatasi," urainya.

Target Selesai Tahun 2027

Dalam acara peluncuran, Gubernur Pramono menjelaskan bahwa RS Royal Batavia Cakung merupakan RSUD kelas B bertaraf internasional pertama di Jakarta. Gubernur Pramono juga berharap agar proses pembangunannya selesai tepat waktu sesuai target tahun 2027. 

"Diharapkan (pembangunannya) selesai paling lama akhir tahun 2027. RS ini akan bertaraf internasional dan baru pertama kali rumah sakit daerah yang dibangun di Jakarta namanya tidak menggunakan istilah RSUD. Ini juga merupakan RS ke-32 yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta. Biaya pembangunan ini akan memakan biaya APBD secara year on year," jelasnya.

Terkait target penyelesaian ini, Tony mengaku banyak warga rusun yang menunggu proses pembangunan RS Royal Batavia ini segera rampung. 

“Warga sekitaran rusun ini memang sangat membutuhkan dan kami sangat senang ternyata Pak Gubernur juga memperhatikan lokasinya. Jadi nggak hanya di pusat kota saja, tapi di sini juga kebagian. Semoga bisa selesai tepat waktu, bahkan kalau bisa lebih cepat ya,” tambahnya. 

Dukungan juga datang dari pemerintah pusat. Menko PMK, Pratikno, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Pemprov DKI dalam meningkatkan standar layanan kesehatan.

"Kami mengapresiasi komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mendukung pemerintah pusat dan berharap ini dapat mengurangi potensi kehilangan devisa negara serta memberikan pilihan bagi Warga Negara Indonesia, khususnya warga Jakarta, mengakses layanan kesehatan yang berkualitas dengan skema pembiayaan JKN. Harapannya, daerah lain bisa mencontoh DKI Jakarta untuk meningkatkan standar kualitas dan teknologi fasilitas kesehatan, agar warga Indonesia bisa berobat di dalam negeri dengan kualitas pelayanan yang berstandar internasional," pungkas Pratikno.

Layanan Unggulan

RS Royal Batavia Cakung akan hadir dengan konsep layanan unggulan, yakni Penyakit Infeksi Emerging (PIE) dan Trauma Center, serta dikembangkan menjadi Center of Excellence secara komprehensif. Rumah sakit ini juga akan dilengkapi laboratorium biomolekuler, radiodiagnostik modern seperti MRI dan CT-Scan, serta fasilitas yang menekankan mutu, keselamatan pasien, dan keramahan layanan.

Selain layanan unggulan tersebut, RS Royal Batavia Cakung juga akan fokus pada layanan prioritas di bidang Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, dan Kesehatan Ibu Anak (KJSU-KIA). Tak hanya itu, layanan non-KJSU-KIA seperti Respirasi-TB, Diabetes, Gastrohepatologi, hingga Kesehatan Jiwa juga akan tersedia dengan kualitas madya.

Dengan hadirnya RS Royal Batavia Cakung, Pemprov DKI Jakarta berharap warga tak hanya lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan, tetapi juga bisa merasakan fasilitas setara internasional di dalam negeri tanpa harus berobat ke luar negeri.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6